Berita NTT

Gubernur Baru Diminta Bebaskan Rabies dari Pulau Flores

Saya berharap Pak Viktor jadi juru selamat baru membebaskan Floresta dari virus rabies. Gerakan itu menunjang pariwisata

Gubernur Baru Diminta Bebaskan Rabies  dari Pulau Flores
POS KUPANG.COM/EGINIUS MOA
Petugas mengambil sampel darah anjing untuk pemeriksaan kekebalan tubuh terhadap rabies paska vaksinasi yang dilakukan oleh peneliti Charlotte Warembourg dari Veterinary Public Health Institute University Of Bern Swiss, bersama Dr.Edwaldus Wera, pada bulan Agustus 2018 di Kabupaten Sikka, Pulau Flores, Propinsi Nusa Tenggara Timur. 

Laporan   Wartawan  Pos-kupang.com, Eginius Mo’a

POS-KUPANG.COM, MAUMERE---Sekretaris Komite  Rabies  Flores-Lembata, dr. Asep  Purnama, S.Pd  mengharapkan  Gubernur dan  Wakil Gubernur  NTT yang  baru,  Viktor Laiskodat dan  Josef Nae Soi memimpin langsung  gebrakan membebaskan  Pulau  Flores dan  Lembata  (Floresta) dari cengkraman virus rabies.

“Saya berharap  Pak Viktor  menjadi juru selamat baru  membebaskan Floresta dari virus rabies. Gerakan  itu akan  menunjang pariwisata di NTT yang sedang bertumbuh,” kata Asep, kepada  POS-KUPANG.COM, Jumat   (7/9/2018) di Maumere

Baca: BREAKING NEWS: Warga Kobalima-Malaka Tewas Diterkam Buaya

Menurut  Asep, virus rabies akan menjadi salah satu kendala pengembangan pariwisata  di NTT. Ia  menaruh  harapan kepada   Viktor membebaskan rabies di NTT dan  Flores khususnya sekaligus   merubah NTT (Nyawa Terancam Terus) akibat virus rabies menjadi NTT (New Tourism Teritory).

Baca: BREAKING NEWS! Mayat Tanpa Identitas Ditemukan Terapung di Air Kali Bitsoin Belu

Asep  aktif di Komite  Rabies  Flores Lembata  sejak   menemukan pasien dirawat di  RSUD   dr.T.C.Hillers Maumere  tahun  1998,  tak   ingin  lebih  banyak  nyawa  lalu  terjun  langsung bersama  elemen  lain mengatasi  rabies.  Ia selalu menjadi  orang  pertama mengungkap beragai  kasus  rabies di  Flores  dan  Lembata.

Pelibatan  Gereja  Katolik  dan  menjadikan Paroki Nelle sebagai  pilot project penanggulangan  rabies,   salah  satu  upayanya  nyata  Asep. Terobosan ini   diakui    Kasubdit Zoonosis Kementarian Kesehatan  RI,  drh. Endang Burni,  ikut digunakan  pemerintah dalam upaya  penanganan  rabies di  daerah  lain di  Indonesia. *)

Penulis: Eugenius Moa
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help