Berita Kabupaten Belu

Gembala Sapi di Belu ini Sempat Mengira Boneka, Ternyata Mayat Manusia yang Terapung

Dikira Boneka, Ternyata Mayat Manusia yang Terapung. Gembala Sapi di Belu Lakukan Hal Ini

Gembala Sapi di Belu ini Sempat Mengira Boneka, Ternyata Mayat Manusia yang Terapung
pos kupang.com, laus markus goti
Sosok Pria mengapung di sungai Oelpua, dekat jembatan Kuning Oelpua. Rabu, (1 /8 /2018) 

Mayat laki-laki ini, lanjutnya, telah diambil oleh pihak keluarga untuk disiapkan pemakamannya di rumah duka. Tidak ada tanda tanda kekerasan secara kasat mata yang ditemui di tubuh mayat tersebut.

Baca: KPU Nagekeo Serahkan Sepenuhnya Pergantian Bacaleg pada Partai Garuda

Baca: Promo Tambah Daya Diminati Konsumen Listrik di Sikka

Baca: Pagu Anggaran Kementerian PUPR Dalam RAPBN Tahun 2019 Sebesar Rp 110,73 Triliun

"Pihak keluarga melalui om korban menyatakan bahwa korban diduga meninggal di kali karena mengalami kejang. Menurut keluarga, korban menderita penyakit ayan atau epilepsi," ungkapnya.

Saat ini, pihak keluarga sedang mempersiapkan untuk membuat tenda di rumah duka di Kelurahan Nakolan Kecamatan MaulafaKota Kupang.

"Jika selesai membuat tenda, keluarga akan ke Polsek Maulafa untuk memberi keterangan Polisi," tambah Margaritha.

Lanjutnya, pihak keluarga tidak bersedia korban diautopsi karena mereka ingin mengurus kematian dan pemakamannya lebih cepat. (*)

diterkam-buaya-du-malaka_20180907_104644.jpg

Aparat kepolisian bersama warga saat mengevakuasi mayat Vandy Asuk, Jumat (7/9/2018). (POS-KUPANG.COM/Teni Jenahas)

Warga Malaka Tewas Diterkam Buaya

Sementara itu pada hari yang sama, di Kabupaten Malaka, seorang warga ditemukan tewas dalam kondisi mengenaskan.

Diduga, pria malang ini berupakan korban keganasan buaya di wilayah itu.

Halaman
1234
Penulis: Teni Jenahas
Editor: Fredrikus Royanto Bau
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved