Berita Kabupaten Belu

Gembala Sapi di Belu ini Sempat Mengira Boneka, Ternyata Mayat Manusia yang Terapung

Dikira Boneka, Ternyata Mayat Manusia yang Terapung. Gembala Sapi di Belu Lakukan Hal Ini

Gembala Sapi di Belu ini Sempat Mengira Boneka, Ternyata Mayat Manusia yang Terapung
pos kupang.com, laus markus goti
Sosok Pria mengapung di sungai Oelpua, dekat jembatan Kuning Oelpua. Rabu, (1 /8 /2018) 

Mengetahui hal itu, saksi atas nama Amrosius Yos Amu pergi ke Kantor Desa untuk memberitahu warga dan menghubungi Babinpol Desa Umaklaran.

Mendapat laporan warga, aparat kepolisian menuju TKP dan mengevakuasi mayat tersebut ke RSUD Atambua untuk dilakukan visum.

Hasil pemeriksaan tim medis RSUD Atambua menunjukan, korban diperkirakan meninggal dunia sekitar 24-48 jam. Dokter belum memastikan penyebab kematian korban.

Karena mayat yang ditemukan belum diketahui identitas, maka jenazah disimpan di ruang jenazah RSUD Atambua.

Kapolsek bersama Kanit Reskrim Polsek Tasifeto Timur sudah berkordinasi dengan Kadis Sosial Kabupaten Belu untuk pengurusan jenazah selanjutnya. (*)

Baca: Ruas jalan di Kecamatan Welak Manggarai Barat Putus

Baca: Teeners, Ini Tips dan Kuota Jika Ingin Move One

Baca: Tarian Woleka, Sambut Kedatangan Anggota DPR Julainus Pote Leba Di SMA Weekarou

Penemuan Mayat Laki laki di Kali Naikolan Kupang Gegerkan Warga

Temuan mayat pagi ini di Kabupaten Belu mengingatkan akan kejadian serupa yang terjadi pada pertengahan bulan Juli 2018 lalu.

Ketika itu diberitakan bahwa Informasi tentang penemuan mayat kembali menggegerkan Kota Kupang. Kamis (19/7/2018) sore, kembali ditemukan sesosok mayat di kali (sungai kering) di daerah Naikolan Kecamatan Maulafa Kota Kupang.

Mayat laki-laki yang ditemukan oleh warga ini diperkirakan berusia sekitar 40an tahun.

Saat dikonfirmasi oleh Pos Kupang pada Kamis (1/7/2018) malam, Kapolsek Maulafa Polres Kupang Kota Komisaris Polisi Margaritha Sulabesi S.Sos membenarkan penemuan mayat ini.

Halaman
1234
Penulis: Teni Jenahas
Editor: Fredrikus Royanto Bau
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help