Berita Kabupaten Sumba Barat

50 Persen Lahan di Sumba Barat Digadaikan Karena Urusan Budaya Adat

berdasarkan hasil pengamatan dan kunjungan ke wilayah Kecamatan Loli, Sumba Barat,lahan kering hampir 50 persen telah digadai.

Laporan Wartawan Pos-kupang.com, Petrus Piter

POS-KUPANG.COM, WAIKABUBAK--Anggota DPRD Kabupaten Sumba Barat Herman Djodi Poro, S.H,o mengatakan, berdasarkan hasil pengamatan dan kunjungan ke wilayah Kecamatan Loli, Kabupaten Sumba Barat khususnya lahan kering hampir 50 persen telah pindah tangan alias gadai.

Baca: BREAKING NEWS: Warga Kobalima-Malaka Tewas Diterkam Buaya

Baca: BREAKING NEWS! Mayat Tanpa Identitas Ditemukan Terapung di Air Kali Bitsoin Belu

Kondisi itu lebih dominan terjadi karena urusan budaya adat istiadat.

Karena itu, sebagai wakil rakyat mendukung rencana pemerintah memberlakukan perda hidup hemat. Saat ini Ranperda hidup hemat masih digodok pemerintah dan diharapkan dalam waktu dekat dibahas bersama DPRD Sumba Barat.

Baca: Pagu Anggaran Kementerian PUPR Dalam RAPBN Tahun 2019 Sebesar Rp 110,73 Triliun

Anggota DPRD Sumba Barat, Herman Djodi Poro yang saat ini kembali mencalonkan sebagai anggota legislatif periode 2019-2024 dari daerah pemilihan Kecamatan Loli memandang persoalaln budaya Sumba Barat perlu mendapat perhatian segenap elemen bangsa ini karena cukup membebani rakyat daerah ini. Bukan berarti menghilangkan budaya tetapi harus dipikirkan dengan baik dan harmonis agar secara ekonomi tidak membebani rakyat.

Karena itu, dirinya mendukung kehadiran perda tersebut agar dapat meminimalisir hidup boros akibat tekanan budaya itu. Dengan demikiab, ke depan, kehidupan ekonomi masyarakat semakin baik. (*)

Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved