Berita Kota Kupang

Ganef Ingatkan Petugas Verifikasi Calon Penerima Asuransi

Ganef Wurgiyanto meminta kepada petugas verifikasi calon penerima bantuan asuransi di kabupaten dan kota

Ganef Ingatkan Petugas Verifikasi Calon Penerima Asuransi
POS KUPANG/OBY LEWANMERU
Kabid ‎Perikanan Tangkap, ‎Ernes D Hamel.S.PI, M.Si (tengah) pose bersama peserta sosialisasi dan percepatan input data Penerima Bantuan Asuransi Nelayan (PBAN) di Lantai II Aula Kantor DKP NTT, Kamis (6/9/2018). 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru

POS-KUPANG.COM|KUPANG -- Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan ‎(DKP) NTT, Ganef Wurgiyanto meminta kepada petugas verifikasi calon penerima bantuan asuransi di kabupaten dan kota agar melakukan verifikasi sesuai aturan yang berlaku.

Verifikasi yang benar menentukan layak tidak layaknya nelayan penerima bantuan.

Ganef Wurgiyanto menyampaikan hal ini dalam sambutan tertulis yang dibacakan oleh Kabid Perikanan Tangkap, ‎Ernes D Hamel.S.PI, M.Si pada acara sosialisasi dan percepatan input data Penerima Bantuan Asuransi Nelayan (PBAN).

Acara ini berlangsung di Lantai II Aula Kantor DKP NTT, Kamis (6/9/2018).

Hadir pada acara ini, Kasi Perlindungan Nelayan dari Dirjen Perikanan Tangkap, KKP RI, Dicky Darmawan, para verifikator dari kabupaten dan kota, pihak OJK dan undangan lainnya.

Menurut Ganef, verifikator harus melakukan proses verifikasi dengan petunjuk teknis yang ada. "Selain verifikasi, ada juga validasi data-data calon penerima bantuan asuransi," kata Ganef.

Dia menjelaskan, ‎kebijakan penyaluran bantuan ini sesuai dengan UU Nomor 7 Tahun 2016 tetang perlindungan dan pelayanan nelayan.

"Nelayan penerima premi asuransi harus difasilitasi oleh pemerintah baik pusat maupun daerah," katanya.
May Dance Parhusip dari PT, Jasindo mengatakan,‎PT. Jasindo merupakan satu-satunya asuransi yang bekerjasama dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan RI.

"Tujuan asuransi ini agar nelayan terlindungi dari risiko selama melaut.

Kecelakaan baik di darat atau di laut," kata Dance.

Dikatakan, ‎risiko yang dijamin oleh Jasindo, yakni untuk kecelakaan di laut diberi asuransi Rp ‎200 juta sedangkan keclakaan di darat diberikan asuransi sebesar Rp 160 juta.

Sementara itu, untuk pengobatan, menurut Dance akan diberi biaya pengobatan maksimal Rp 20 juta.(*)

Penulis: Oby Lewanmeru
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help