Berita Kabupaten TTS

Cawub Alex Kase Tanggapi Dingin Terkait Selisih Data Versi Pemohon dan Perhitungan Suara Ulang

Perhitungan suara ulang pemilihan bupati ( Pilbup) TTS hari kedua, menemukan jika data versi pemohon (paket Naitboho - Kase) berbeda

Cawub Alex Kase Tanggapi Dingin Terkait Selisih Data Versi Pemohon dan Perhitungan Suara Ulang
POS KUPANG/DION KOTA
C1 plano, nampak anggota PPK sedang menunjukan C1 plano Saat perhitungan suara ulang Pilbup TTS di kantor sekertariat KPU Kabupaten TTS 

Laporan Reporter POS KUPANG.COM, Dion Kota

POS-KUPANG.COM| SOE – Perhitungan suara ulang pemilihan bupati ( Pilbup) TTS hari kedua, menemukan jika data versi pemohon (paket Naitboho - Kase) berbeda dengan hasil perhitungan suara ulang.

Menariknya, data hasil perhitungan ulang justru hampi 100 persen sama dengan hasil pleno tingkat kabupaten yang diselenggarakan KPU Kabupaten TTS beberapa waktu lalu.

Calon wakil bupati TTS, Alex Kase selaku pemohon dalam gugutan sengketa perselisihan hasil pemilu di MK yang dikonfirmasi terkait adanya selisih data versi pemohon dan hasil perhitungan suara ulang menanggapi dingin hal tersebut.

Ia mengatakan, adanya selisih data antara versi C1 KWK yang dipegang saksi Paslon Naitboho - Kase dan hasil Pleno tingkat kabupaten membuat hakim MK memutuskan untuk melakukan perhitungan suara ulang karena dirasa ada yang janggal.

Dirinya meminta temuan selisih data versi pemohon dan perhitungan suara ulang tidak perlu diperdebatan lagi. Biarkan data tersebut dibawa ke MK, dan majelis hakim yang akan memutuskan hal tersebut.

" Saya rasa kalau saksi kami salah tulis itu masih manusiawi. KPU juga melakukan kesalahan. Saya rasa tidak perlu kita perdebatan. Kita cukup tulis hasil perhitungan suara ulang dan dibawa ke MK. Hasilnya apa itu merupakan keputusan hakim,"ungkap Kase kepada pos kupang, Rabu ( 5/9/2018) malam di kantor KPU Kabupaten TTS.

Terkait temuan tidak adanya C1 KWK berhologram dan C1 Plano yang ditulis di atas gardus dan karton, Alex mengaku, temuan tersebut akan dibawa ke Dewan Kehormatan Penyelenggaraan Pemilu ( DKPP).

Dirinya mempertanyakan kinerja penyelenggara mulai dari tingkat PPS, PPK hingga tingkat KPU Kabupaten TTS dimana masih ditemukan banyaknya kesalahan yang dilakukan penyelenggara.

Ia menyebutkan, pemerintah sudah mengalokasi anggaran yang sangat besar untuk penyelenggaraan Pilbup TTS, tetapi masih ditemukan banyaknya kesalahan yang dilakukan penyelenggara.

" Masih ada ruang untuk kita bawa ke DKPP, jadi akan kita laporkan. Saya bingung PPS dan PPK inikan mengikuti Bimtek ko masih juga melakukan kesalahan. Kalau saksi paslonkan tidak ada Bimtek jadi kalau masih salah kita masih mengerti," ujarnya.

Terpisah, Calon Bupati TTS, Epy Tahun mengaku dari dua hari perhitungan suara ulang yang dilakukan oleh KPU sudah jelas menunjukan jika paket Tahun-Konay merupakan Bupati dan Wakil Bupati TTS Terpilih sesuai pleno tingkat kabupaten beberapa waktu lalu.

Ia mengatakan, dari data yang diperoleh dari para saksi yang mengikuti perhitungan suara ulang, jelas menunjukan jika 99 persen data hasil pleno tingkat kabupaten sama dengan perhitungan suara ulang.

" Saya berani klaim jika paket Tahun-Konay adalah bupati dan wakil bupati TTS terpilih hasil Pilkada serentak 27 Juni lalu. Data perhitungan suara ulang 99 persen sama dengan pleno tingkat kabupaten dimana paket Tahun-Konay adalah pemenang Pilkada TTS, " tegasnya. (*)

Penulis: Dion Kota
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved