Berita Nasional

Begini Kata Rokhmin Dahuri tentang Pelemahan Rupiah serta Cara untuk Mengatasinya

penyebab utama nilai tukar rupiah selalu melemah adalah karena defisit neraca perdagangan, dimana Indonesia negara lebih banyak

Begini Kata Rokhmin Dahuri tentang Pelemahan Rupiah serta Cara untuk Mengatasinya
Tribunnews.com/Herudin
Ilustrasi nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat 

POS KUPANG.COM - - Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Rokhmin Dahuri menyatakan fenomena pelemahan nilai mata uang rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS)  harus membuat Indonesia menjadi bangsa yang lebih produktif.

Rokhmin Dahuri dalam rilis, Kamis, mengatakan penyebab utama nilai tukar rupiah selalu melemah adalah karena defisit neraca perdagangan, dimana Indonesia merupakan negara yang lebih banyak mengimpor daripada mengekspor.

Baca: Kementerian PUPR Targetkan Jalan Perbatasan Kaltara dan Kaltim Tersambung pada 2019

Baca: Pekerjaan Rumah Pompa Air di Labuan Bajo Mencapai 58 Persen


"Hal tersebut terjadi karena sebagian masyarakat kita konsumtif bukan produktif. Terlihat dari komposisi produk domestik bruto bangsa kita atau pertumbuhan ekonomi kita dimana 60 persen dari sektor konsumsi," ujarnya.

Untuk itu, ujar dia, jika negara ini ingin maju, maka rumus pertumbuhan ekonominya adalah fungsi dari investasi, ekspor, konsumsi, impor.

Oleh karena itu, ia menyatakan bahwa bangsa Indonesia harus menerapkan prinsip "tangan di atas, bukan di bawah".

"Jurusnya harus cerdas, teknologi, riset dan development. Itulah jangka Panjang yang harus segera dilakukan, untuk hasilnya nanti bisa dirasakan lima tahun ke depan," tandasnya.

Dalam konteks jangka panjang, Rokhmin Dahuri menegaskan pentingnya pemerintah untuk fokus dalam meningkatkan kapasitas dan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia.

Sementara untuk jangka pendek yang harus dilakukan adalah dengan membatasi impor, terutama barang konsumtif dan dukungan penuh pemerintah seperti akses permodalan, dan bunga bank yang rendah pada sektor ekonomi riil yang mampu menyerap lebih banyak tenaga kerja.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Dito Ganinduto yakin pemerintah bisa mengatasi pelemahan nilai mata uang rupiah terhadap dolar 

"Pemerintah sudah menyikapi ini dan sudah mengambil beberapa tindakan," kata Dito Ganinduto. Ia mencontohkan langkah yang dilakukan antara lain mengurangi impor BBM dengan mencanangkan penggunaan bahan bakar biodiesel B20 untuk solar. (*)

Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Antara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help