Berita Kota Kupang

Siswa Belajar Main Game Untuk Tahu Kesehatan Mental

Siswa di Kota Kupang diajar main game carpe diem untuk tahu kesehatan mental. Game seperti apa ?

Siswa Belajar Main Game Untuk Tahu Kesehatan Mental
ISTIMEWA
Siswa main game Carpe Diem yang mengangkat tema kesehatan mental dan didesain khusus untuk program Light The Mind 

Laporan Wartawan POS-KUPANG.COM. Hermina Pello

POS-KUPANG.COM | KUPANG-Siswa dan guru di Kota Kupang mendapatkan literasi mengenai kesehatan mental melalui game.

Proses pembelajaran interaktif berbasis board game (Game-Based Learning) ini dilakukan dalam kegiatan Light The Mind yang dselenggarakan Universitas Islam Bandung (UNISBA), School of Public Health and Community Medicine - University of New South Wales (SPHCM-UNSW) dan Kummara Game Studio & Consultant menggelar kegiatan "Light The Mind", selama tiga hari mulai  3-5 September 2018 di Hotel On The Rock, Kupang.

"Light The Mind" merupakan sebuah rangkaian kegiatan pelatihan yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, terutama remaja di Kupang mengenai pentingnya kesehatan mental.

Murid, guru dan perwakilan pemerintah yang menjadi peserta akan diajak untuk bisa memahami berbagai aspek terkait kesehatan mental, terutama depresi, melalui proses pembelajaran interaktif berbasis board game (Game-Based Learning).

Setelah kegiatan Focus Group Discussion yang ditujukan untuk mengetahui akar permasalahan dari kurangnya kesadaran masyarakat mengenai kesehatan mental,

Training of Trainers dilaksanakan untuk melatih para peserta menggunakan board game dalam proses pembelajaran.

Board game yang digunakan pada kegiatan ini adalah "Carpe Diem", yang mengangkat tema kesehatan mental dan didesain khusus untuk program "Light The Mind"

Fasilitator dalam acara ini adalah Dr Titik Respati, dosen Fakultas Kedokteran Universitas Islam Bandung (UNISBA), sebagai ketua program "Light The Mind"; Dr Jerico F. Pardosi dan Dr Adrienne Withall, dosen School of Public Health and Community Medicine - University of New South Wales (SPHCM-UNSW), sebagai praktisi kesehatan masyarakat dan pemerhati kesehatan jiwa.

Fasilitator lain adalah Eko Nugroho, Rio Fredericco, Rezza Rainaldy dan Aughya Shandriasti, sebagai game designer dari Kummara, bersama dr Yuli Butu sebagai penasihat teknis serta didampingi oleh Sadida Satri sebagai asisten riset.

Kegiatan ini juga merupakan rangkaian awal dari rencana riset berkelanjutan untuk mengembangan media dan proses pembelajaran terkait kesehatan mental yang efektif untuk kemudian bisa diimplementasikan secara nasional.

Acara ini ini didukung oleh Pemerintah Australia melalui Alumni Grant Scheme (Skema Dana Hibah Alumni) yang diadministrasikan oleh Australia Awards in Indonesia.

Dengan adanya kegiatan ini diharapkan bisa memotivasi lebih banyak pihak untuk bisa sama-sama terlibat aktif dalam upaya meminimalisir stigma terkait kesehatan mental dan mempromosikan pentingnya kesehatan mental kepada masyarakat luas.

Penulis: Hermina Pello
Editor: Hermina Pello
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved