Berita KPop

Masih Jadi Perdebatan, Apakah Band-band Sukses Seperti BTS Dibebaskan dari Dinas Militer

Terjadi perdebatan di Korea Selatan mengenai apakah boy band seperti BTS harus dibebaskan dari wajib militer

Masih Jadi Perdebatan, Apakah Band-band Sukses Seperti BTS Dibebaskan dari Dinas Militer
BTS/Youtube
BTS dalam video musik 'IDOL' 

Pengecualian saat ini hanya diberikan untuk pencapaian internasional tertentu dalam olahraga atau musik klasik.

POS-KUPANG.COM - Independent.co.uk, Rabu (5/9/2018), melaporkan adanya perdebatan di Korea Selatan mengenai apakah boy band seperti BTS harus dibebaskan dari wajib militer karena prestasi mereka dalam musik.

Untuk diketahui, semua pria Korea yang berbadan sehat diwajibkan oleh hukum untuk memenuhi dinas militer mereka hingga dua tahun kecuali mereka diberikan pengecualian.

Namun, medali dalam acara olahraga tertentu, bersama dengan medali emas atau tempat teratas untuk kompetisi olahraga dan seni internasional tertentu, memenuhi syarat pemenang untuk pengecualian.

Setelah tim sepak bola putra Korea Selatan memenangkan emas di Asian Games tahun ini, yang memberi mereka hak untuk melewati wajib militer, beberapa tokoh publik mulai menyerukan agar bintang pop yang sukses menerima perlakuan yang sama.

Perdana Menteri Lee Nak-yon tampaknya menunjukkan bahwa aturan harus diperluas untuk mencakup artis-artis pop yang sukses, ketika ia mendesak militer untuk "datang dengan ukuran yang lebih masuk akal dengan mencerminkan tuntutan publik yang semakin besar".

Tahun lalu, seorang anggota parlemen oposisi mengatakan pengecualian saat ini, yang mengecualikan prestasi band-band seperti BTS, tidak adil.

"Jika Anda memenangkan kompetisi musik klasik seperti di biola atau piano, pembebasan militer diberikan," katanya.

"Namun, memenangkan kompetisi musik pop, seperti bagan album Billboard, tidak menghasilkan apa-apa."

BTS baru-baru ini menduduki puncak Billboard 200 chart untuk kedua kalinya dengan album baru mereka Love Yourself: Answer, dan telah dipuji karena membawa kehormatan ke Korea Selatan dan industri K Pop.

Mereka juga berhasil memecahkan rekor yang sebelumnya dipegang oleh Taylor Swift untuk debut video musik terbesar di YouTube, dengan video mereka untuk "Idol". Visual untuk single ini mencapai 45 juta penayangan yang menakjubkan dalam 24 jam.

The Korea Times melaporkan bahwa kementerian pertahanan nasional bersikeras menolak desakan mengubah aturan pembebasannya dan bahkan dapat memotong jumlah pengecualian yang dibuatnya di masa depan.

"Kementerian Pertahanan Nasional sedang mempertimbangkan untuk menghapus kebijakan itu, tetapi tidak ada yang spesifik yang telah dikonfirmasi tentang garis waktu," katanya dalam sebuah pernyataan. (*)

Penulis: Agustinus Sape
Editor: Agustinus Sape
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help