Berita Kabupaten Nagekeo

Guru Garis Depan Nagekeo Gelar Kegiatan MEAN di SDN Keliwatuwea

MEAN adalah program yang dilaksanankan oleh para Guru Garis Depan untuk mengedukasi seluruh anak usia sekolah yang berada

Guru Garis Depan  Nagekeo Gelar Kegiatan MEAN di SDN Keliwatuwea
pos kupang.com, gordy donofan
Suasana kegiatan MEAN oleh GGD Nagekeo di SDN Keliwatuwea Kecamatan Keo Tengah Kabupaten Nagekeo, Minggu (2/9/2018(. 

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan acara api unggun pada malam hari. Acara api unggun menjadi acara puncak dari kegiatan MEAN Keliwatuwea yang ditandai dengan penyalaan api unggun bersama oleh pihak Dinas Pdan K, Kepala SDN Keliwatuweadan pihak pemerintah desa setempat dan pemberian donasi kepada seluruh anak kober Keliwatuwea serta seluruh siswa SDN Keliwatuwea oleh pihak GGD yang didukung oleh Awardee LPDP OSU (The Ohio State University); Para Penerima beasiswa LPDP di Universitas Negeri Ohio, Amerika Serikat.

Kepala SDN Keliwatuwea dalam sambutan penutupnya mengharapkan agar kegiatan MEAN ini tidak berhenti sampai di SDN Keliwatuwea saja, tetapi juga dilaksanakan di sekolah-sekolah lain yang wilayahnya masuk dalam kategori daerah tertinggal.

Acara api unggun sendiri dibuka dengan membaca sebuah puisi berjudul ‘Salam Merdeka Wahai Presiden’ karya Dian Lamanepa, S.Pd.,Gr., guru di SMPN 1 Aesesa Satap, yang dibawakan oleh Niko, siswa kelas V SDN Keliwatuwea, dilanjutkan dengan nyanyian dan puisi dari siswa-siswi SDN Keliwatuwea, serta tarian rakyat yang dibawakan oleh ibu-ibu di desa Keliwatuwea.

Keceriaan anak-anak, keramahan, serta kerja sama seluruh masyarakat desa keliwatuwea demi menyukseskan kegiatan MEAN ini adalah bukti nyata bahwa kedatangan para ‘Gegeders' serta program MEAN mendapat respon yang sangat baik dari masyarakat setempat.

Kesemarakan acara tentunya tak lepas dari peran serta seluruh GGD kabupaten Nagekeo yang hadir pada saat itu, tak terkecuali Iwan Leonard Deku, S.Pd .,Gr guru di SDI Alorawe, yang didaulatkan sebagai MC, tentunya hal ini bukanlah hal baru bagi beliau, karena dunia MC sudah ditekuninya sejak lama.

Tak ketinggalan juga ada beberapa siswa-siswa dari SDI Nuasele yang juga hadir dan turut mendukung kegiatan MEAN dengan mempersembahkan sebuah tarian pada malam api unggun tersebut. Kegiatan mean berakhir pada hari Minggu (02/09/2018) dengan acara penyerahan cindera mata berupa patung Keluarga Kudus oleh pihak GGD, kepada umat stasi Keliwatuwea yang diwakili oleh Ketua Stasi, setelah perayaan ibadah hari Minggu di kapela setempat.

Acara foto bersama dan salam-salaman bersama semua anak beserta masyarakat, menjadi bagian terakhir dari kegiatan sebelum para ‘Gegeders’ kembali ke tempat tugas masing-masing. (*)

Penulis: Gordi Donofan
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved