Berita Kabupaten TTS

Data Versi Naitboho - Kase Melenceng

Setelah dilakukan perhitungan suara, ternyata perolehan suara paket Tahun-Konay berjumlah 204 suara sama dengan hasil pleno tingkat kabupaten.

Data Versi Naitboho - Kase Melenceng
POS KUPANG/DION KOTA
Nampak petugas KPU Kabupaten TTS sedang menunjukan C1 Plano berhologram saat berhitungan suara ulang di kantor sekertariat KPU Kabupaten TTS 

Laporan Reporter Pos-kupang.com, Dion Kota

POS-KUPANG.COM| SOE -– ‎Perhitungan suara hari pertama pasca skors dicabut, Selasa ( 4/9/2018) menyelesaikan 15 kecamatan. Lima belas kecamatan tersebut yaitu, kecamatan Mollo utara, fatmolo, Fatukopa, Amanuban tengah, Fatumnasi, Kot'olin, Amanuban Barat,‎ Amanuban Selatan, Mollo Barat, Nunbena, Kokbaun, Santian, Mollo Selatan, Oenino dan Noebeba. Perhitungan suara ulang menyisahkan 17 kecamatan dan akan dilanjutkan pada Rabu (5/9/2018).

Dari hasil pantauan pos kupang, hasil perhitungan suara ulang tidak mengalami perubahan dengan hasil pleno kabupaten TTS yang lalu. Hasil perhitungan suara ulang ini justru berbeda dengan data versi paket pemohon (paket Naitboho - Kase) . Menariknya, data versi pemohon ternyata menyusutkan perolehan suara paket Tahun-Konay dan menggelembungkan suara paket Naitboho - Kase.

Hal ini terjadi dibeberapa TPS seperti di TPS 3 Desa Nuapin, Kecamatan Fatumnasi. Versi data pemohon, paket Tahun-Konay hanya memperoleh suara 134 suara, sedang setelah dilakukan perhitungan suara perolehan suara paket Tahun-Konay sama dengan hasil pleno tingkat kabupaten yaitu 174 suara.

Hal yang sama juga terjadi di TPS dua, Desa Ajobaki. Dimana versi data pemohon paket Tahun-Konay hanya memperoleh suara sebanyak 104 suara, tetapi setelah dilakukan perhitungan suara, ternyata perolehan suara paket Tahun-Konay berjumlah 204 suara sama dengan hasil pleno tingkat kabupaten. ‎

Data keseluruhan perolehan suara di Kecamatan Amanuban Barat pun berbeda, versi data pemohon perolehan suara paket Tahun-Konay berjumlah 2.992 suara ternyata setelah dilakukan perhitungan suara ulang jumlahnya sama dengan versi pleno tingkat kabupaten yaitu 2.995 suara.

Penggelembungan suara justru terjadi pada perolehan suara versi pemohon. Hal ini terjadi di TPS dua, Desa Kokfeu. Dimana data versi pemohon, paket Naitboho - Kase memperoleh suara 42 suara, namun ternyata setelah dilakukan perhitungan suara ulang, perolehan suara paket nomor urut dua tersebut hanya 13 suara.

Angka ini sama dengan pleno tingkat kabupaten lalu. Hal yang sama juga terjadi di TPS 1, Desa Besnam, Kecamatan Fatukopa, dimana perolehan suara paket Naitboho - Kase menurut versi pemohon berjumlah 179 suara, namun setelah dilakukan perhitungan suara ulang, perolehan suara paket Naitboho - Kase hanya berjumlah 129 suara sama dengan pleno tingkat kabupaten.

Komisoner KPU Kabupaten TTS, Yulius Efendi Litelnoni yang dikonfirmasi terkait hasil perhitungan suara ulang enggan membeberkan hasilnya. Dirinya mengatakan, KPU hanya melaksanakan perintah MK yaitu melakukan perhitungan suara ulang dengan mencocokan formulir C1 KWK dan C1 Plano berhologram. Sedangkan terkait protes paket Naitboho - Kase, Yulius mengatakan, berita acara baru akan dibuat usai perhitungan suara ulang di 921 TPS selesai.

" Kalau soal hasilnya kita masih merekap dan ini belum selesai jadi saya tidak bisa berkomentar. Soal keluhan paket Naitboho - Kase terkait berita acara, hal itu tidak bisa kami akomudir karena proses perhitungan suara masih berlanjut besok. Jika memang mereka mau melapor ke MK, silakan tetapi saya tegaskan perhitungan suara tetap berlanjut," ungkapnya.

Ketua Bawaslu Kabupaten TTS, Melky Fay mengatakan, dari empat panel yang melaksanakan perhitungan suara ulang hari ini memang tidak dibuatkan berita acara. Hal ini disebabkan karena proses perhitungan suara ulang tingkat kabupaten tersebut belum selesai. Berita acara baru akan dibuat jika proses perhitungan suara ulang telah rampung secara keseluruhan.

" Saya bingung kenapa paket Naitboho - Kase harus marah-marah dan mengancam akan membawa masalah ini ke MK. Beliu harus mengerti, berita acara itu dibuat setelah proses perhitungan suara ulang selesai. Nantinya akan dibuat rangkap 7 dan satu rangkap untuk pemohon. Hari ini memang tidak ada berita acara hanya format pencocokan yang memuat data versi paket pemohon, data versi hasil pleno tingkat kabupaten dan versi perhitungan suara hari ini. Ada juga format untuk mengisi temuan selama perhitungan suara ulang. Tidak ada berita acara hari ini, nanti kalau sudah selesai baru satu kali dibuat," jelasnya.

Dirinya mempersilakan paket Naitboho - Kase untuk membawa masalah tersebut ke MK. Ia mengaku tidak takut dengan acaman paket Naitboho - Kase tersebut.

" Silakan lapor saja ke MK, siapa yang takut," tegasnya. (*)

Penulis: Dion Kota
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved