Berita Nasional

Rupiah Melemah, Pemerintah Tunda Sejumlah Proyek Infrastruktur

Pemerintah berencana menunda sejumlah proyek infrastruktur yang banyak mengandung bahan baku impor.

Rupiah Melemah, Pemerintah Tunda Sejumlah Proyek Infrastruktur
KOMPAS.com / ANDRI DONNAL PUTERA
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution 

POS-KUPANG.COM | JAKARTA - Pemerintah berencana menunda sejumlah proyek infrastruktur yang banyak mengandung bahan baku impor.

Penundaan ini dilakukan untuk menjaga nilai tukar rupiah yang belakangan terus melemah terhadap dollar Amerika Serikat.

Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan, pemerintah sudah membuat daftar proyek infrastruktur apa saja yang kemungkinan akan ditunda pengerjaannya.

Baca: KPK Harap 2.357 Koruptor Segera Dipecat sebagai PNS

"Sudah ada list-nya, memang kita belum putuskan dari list yang ada persisnya mana yang ditunda dan tepatnya berapa lama," kata Darmin, seusai rapat membahas pelemahan rupiah yang dipimpin Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (4/8/2018).

Menurut Darmin, pemerintah akan segera mengambil keputusan akhir dalam dua sampai tiga hari ke depan. Sampai keputusan diambil, Darmin enggan menyebut proyek-proyek infrastruktur apa saja yang akan ditunda dan berapa banyak jumlahnya.

"Saya enggak mau menjawabnya, tapi list-nya agak banyak," kata dia.

Di sisi lain, menurut Darmin pemerintah juga akan terus menggenjot ekspor untuk menguatkan rupiah dan meningkatkan transaksi berjalan.

Salah satu komponen ekspor yang digenjot adalah batu bara. Pemerintah juga akan mendorong sektor pariwisata agar bisa berkontribusi pada devisa negara. (*)

Editor: Kanis Jehola
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved