Berita Kabupaten Manggarai Barat

Pilkades Serentak di Manggarai Barat! Pemerintah Cetak Kertas Suara

Kertas suara dan dokumen terkait untuk Pemilihan Kepala Desa serentak di Kabupaten Manggarai Barat saat ini sedang dicetak.

Pilkades Serentak di Manggarai Barat! Pemerintah Cetak Kertas Suara
POS KUPANG/SERVATINUS MAMMILIANUS
Kepala Dinas (Kadis) Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Mabar, Mateus Ngabut. 

Laporan Reporter Pos-Kupang.com Servatinus Mammilianus

 POS—KUPANG.COM, LABUAN BAJO -Kertas suara dan dokumen terkait lainnya untuk pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), saat ini sedang dicetak.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Mabar Mateus Ngabut, menyampaikan bahwa dari 62 desa yang melaksakan Pilkades serantak, ada 60 desa yang berlangsung pada tanggal 27 September 2018. Sedangkan 2 desa lainnya berlangsung pada akhir Oktober atau awal November 2018.

Baca: Sumba Timur Perhatikan Penempatan Tempat Sampah di Tempat Pariwisata

“Terkait Pilkades serentak yang dilaporkan ke saya dari panitia desa, sekarang sedang dicetak kertas suara dan dokumen lainnya untuk 60 desa. Sedangkan 2 desa lainnya tetap diproses tetapi setelah 60 desa itu selesai pemilihan,” kata Mateus kepada POS—KUPANG.COM, Selasa (4/9/2018).

Ditambahkannya, walaupun ada 2 desa yang tidak bisa menyelenggarakan Pilkades serentak bersama 60 desa lainnya, namun pelantikan Kepala Desa terpilih akan berlangsung secara bersamaan pada Bulan Desember 2018.

Menurutnya 2 desa yang Pilkadesnya belum bisa diselenggarakan pada 27 September karena masih ada hal yang perlu diselesaikan terkait administrasi calon.

Sebelumnya diberitakan, aparat kepolisian di Polres Manggarai Barat (Mabar), siap menjalankan tugas pengamanan saat Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak pada 62 desa di Kabupaten Mabar, 27 September 2018 mendatang.

Kapolres Mabar AKBP Julisa Kusumowardono, SIK menyampaikan bahwa pengamanan Pilkades sudah mulai berlangsung sejak tahapan awal berlangsung.

"Pengamanan untuk Pilkades sudah mulai kami lakukan, seperti saat penetapan calon. Kami tetap akan lakukan pengamanan karena sejatinya Pilkades bertujuan untuk memilih pemimpin di desa yang bisa memberi kontribusi bagi pembangunan desa," kata Julisa kepada POS--KUPANG.COM, Selasa (31/7/2018).

Disampaikannya bahwa semua desa yang menyelenggarakan Pilkades berpotensi untuk timbulnya kerawanan.

"Semua desa punya potensi makanya bagaimanapun kami tetap bekerja sama dengan para perangkat desa dan Pemda untuk sama-sama melakukan pengawasan supaya tidak ada pelanggaran hukum yang merugikan desa itu sendiri," kata Julisa.(*)

Penulis: Servan Mammilianus
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved