Berita Regional

Pasca-KLB Gizi Buruk, Pemkab Asmat Gandeng UGM Tingkatkan Mutu SDM

Pemerintah Kabupaten Asmat terus berupaya meningkatkan mutu Sumber Daya Manusia ( SDM) di wilayahnya dan pembangunan masyarakat.

Pasca-KLB Gizi Buruk, Pemkab Asmat Gandeng UGM Tingkatkan Mutu SDM
KOMPAS.com/Dok. Istimewa
Bupati Asmat Elisa Kambu dan Wakil Rektor UGM Bidang Kerjasama dan Alumni Dr Paripurna saat menandatangani nota kesepahaman, Senin (3/9/2018). 

POS-KUPANG.COM | TIMIKA - Pemerintah Kabupaten Asmat terus berupaya meningkatkan mutu Sumber Daya Manusia ( SDM) di wilayahnya dan pembangunan masyarakat. Salah satunya menjalin kerja sama dengan Universitas Gadjah Mada ( UGM), Senin (3/9/2018).

Bentuk kerja sama yaitu dalam bidang pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, serta bidang lainnya.

Kerja sama ini tertuang dalam nota kesepahaman bersama Nomor: 074/4·C/PKS/BUP/ ASMAT/VII/2018 dan Nomor: 617/UN1.P/DIT-KAUIDN/2018.

Baca: Geledah Rusunawa, Polisi Amankan 39 Motor Hasil Curian

Nota kesepahaman ditandatangani Bupati Asmat Elisa Kambu dan Rektor UGM Prof. Ir. Panut Mulyono, yang diwakili Wakil Rektor Bidang Kerjasama dan Alumni Dr. Paripurna, di ruang Rektorat UGM.

Dalam surat tersebut juga tertuang kedua lembaga ini akan saling mendukung dalam pelaksanaan pembangunan Bangsa dan Negara Republik Indonesia selama 5 tahun.

Bupati Asmat, Elisa Kambu mengatakan, pihaknya dan masyarakat menyambut baik kerja sama ini. Sebab, dia melihat kepedulian UGM terhadap pembangunan nasional khususnya di Asmat sangat tinggi.

Hal ini terbukti, saat Asmat dilanda Kejadian Luar Biasa (KLB) gizi buruk dan campak, UGM hadir bersama pihak lain membantu pemerintah dan masyarakat hingga Asmat benar- benar steril dari kasus yang menyerang anak-anak tersebut.

"UGM akan lebih besar lagi dan lebih bahagia lagi jika karya-karyanya dinikmati masyarakat Asmat," kata dia.

Elisa mengakui, saat ini di Asmat belum ada mobil, yang ada hanya motor listrik. Namun kedepannya ia optimistis Asmat akan lebih maju, meski usia kabupaten ini baru 15 tahun.

Secara topografi, Asmat juga berada di daerah pedalaman Papua, karena itu belum banyak yang tersentuh. Masyarakat juga secara perkembangannya masih dalam tahap penyesuaian dengan dunia luar.

Halaman
12
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help