Berita Kota Kupang

Komunitas Ini Suka Memberikan Praktek Teknologi Pertanian Menggunakan Bahan Yang Ada

Anggotanya adalah mahasiswa Politani Kupang yang suka memberikan penyuluhan teknologi pertanian

Komunitas Ini Suka Memberikan Praktek Teknologi Pertanian Menggunakan Bahan Yang Ada
ISTIMEWA
kegiatan komunitas kompas di Fatukoa

Laporan Wartawan POS-KUPANG.COM, Gecio Viana

POS-KUPANG.COM | KUPANG-KOMUNITAS Penyuluhan Sukses (Kompas) Politani Kupang sudah berjalan kurang lebih empat tahun. Sesuai namanya, komunitas ini cukup intens melakukan penyuluhan pertanian dan membagi ilmu terkait teknologi pertanian kepada masyarakat yang berprofesi sebagai petani.

Teori dan praktek langsung dilakukan sekaligus.

Belum banyak yang mengenal komunitas ini.

Tetapi aksinya patut diacungi jempol. Setiap tahun puluhan mahasiswa Program Studi (Prodi) Penyuluhan Pertanian Lahan Kering (PPLK) Jurusan Manjemen Pertanian Lahan Kering (MPLK) Politani Kupang bersama para dosen selalu terjun langsung di masyarakat untuk membagikan pengalaman dan ilmunya kepada masyarakat

Kegiatan komununitas kompak di Fatukoa
Kegiatan komununitas kompak di Fatukoa (ISTIMEWA)

Ketua Umum Kompas, Remigius Lowa Mite, yang juga mahasiswa semester V Prodi PPLK ketika ditemui di Matani, Kabupaten Kupang, Senin (3/9/2018) mengungkapkan, komunitas ini dibentuk tahun 2014.

Baca: Usai Dilantik, Viktor Kemungkinan Buka Porprov 2018

Baca: 1.073 Warga Ende Jadi Korban Gigitan HPR

"Dibentuk sebagai wadah bagi mahasiswa Prodi PPLK, untuk membantu mahasiswa mengaplikasikan ilmu dan pengalamam yang didapatkan pada bangku kuliah kepada masyarakat lebih khususnya kepada para petani," katanya.

Hal itu tambahnya, bukan hanya untuk kepentingan petani tapi tujuan dari Kompas juga mempersiapkan mental dan kemampuan mahasiswa agar tidak gugup dan kaku.

"Apalagi anggotanya adalah calon penyuluh, sehingga saat melakukan magang di tengah masyarakat harus mampu menyampaikan materi dengan baik kepada masyarakat sehingga apa yang diharapkan dari tujuan itu bisa tercapai. Juga untuk mengajarkan cara bawa diri di masyarakat," katanya.

Kegiatan komunitas kompas di Fatukoa
Kegiatan komunitas kompas di Fatukoa (ISTIMEWA)

Dalam komunitas, anggotanya dilatih untuk berbicara dengan baik sehingga tidak gugup ketika berbicara di depan umum.

Halaman
123
Penulis: Gecio Viana
Editor: Hermina Pello
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help