Berita Internasional

Angin Topan Terkuat dalam 25 Tahun Terakhir Hantam Jepang, Dua Orang Dilaporkan Tewas

Dua orang tewas dan puluhan lainnya terluka ketika topan terkuat dalam 25 tahun terakhir melanda Jepang.

Angin Topan Terkuat dalam 25 Tahun Terakhir Hantam Jepang, Dua Orang Dilaporkan Tewas
Facebook
Topan di Jepang memorak-porandakan bangunan dan menewaskan sejumlah warga. 

POS-KUPANG.COM | TOKYO - Dua orang tewas dan puluhan lainnya terluka ketika topan terkuat dalam 25 tahun terakhir melanda Jepang.

Kantor berita AFP mewartakan Selasa (4/9/2018), di antara dua korban tewas, terdapat kakek berusia 71 tahun ketika tertimpa gudangnya di prefektur Shiga.

Sementara NHK melaporkan 97 orang terluka dari jalur yang dilalui Topan Jebi tersebut. Untungnya, para korban tak menderita luka serius.

Kemudian di Osaka, tayangan televisi memperlihatkan kapal tanker menghantam jembatan yang menghubungkan kota Izumisano dan Bandara Kansai.

Kapal 2.591 ton Houn Maru awalnya tengah berlabuh di Teluk Osaka. Namun topan membuatnya tersapu ke jembatan pukul 13.00 waktu setempat.

Mainichi mengutip penjaga pantai setempat memberitakan, 11 kru yang berada dalam kapal tersebut tidak mengalami luka.

Dalam foto yang dirilis Polisi Prefektur Kagawa pada 4 September 2018, terlihat sebuah truk terguling di Jembatan Seto Ohashi di Sakade. Topan Jebi dilaporkan merupakan topan terkuat dalam 25 tahun terakhir.
Dalam foto yang dirilis Polisi Prefektur Kagawa pada 4 September 2018, terlihat sebuah truk terguling di Jembatan Seto Ohashi di Sakade. Topan Jebi dilaporkan merupakan topan terkuat dalam 25 tahun terakhir. (AFP/JIJI PRESS/Kagawa Prefectural Police)

Adapun bandara tersebut langsung ditutup setelah landasan pacu dan ruangan basement terendam air akibat gelombang tinggi.

Kemudian bianglala setinggi 100 meter di Osaka dilaporkan berputar sangat kencang meski saat itu kondisinya mati.

"Saya sangat terkejut karena bianglala sedemikian besarnya bisa bergerak karena angin. Saya belum pernah melihat hal seperti itu," kata seorang remaja berusia 19 tahun.

Perdana Menteri Shinzo Abe telah memerintahkan evakuasi kepada sekitar 1,2 juta, dan memerintahkan jajarannya untuk melindungi rakyat.

"Saya meminta kepada rakyat Jepang untuk saling melindungi, termasuk mempersiapkan dan melakukan evakuasi dini," ujar Abe.

Sebelumnya, kepala badan meteorologi Jepang Ryuta Kurora berujar, ketika sampai di darat, kecepatan Jebi bisa mencapai 162 km per jam di pusatnya.

"Topan ini merupakan yang terkuat sejak 1993," kata Kurora.

Media setempat telah mengimbau warga di jalur yang bakal dilalui Jebi untuk tak bepergian.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Topan Terkuat Hantam Jepang, 2 Orang Tewas", https://internasional.kompas.com/read/2018/09/04/18574981/topan-terkuat-hantam-jepang-2-orang-tewas.
Penulis : Ardi Priyatno Utomo
Editor : Ardi Priyatno Utomo

Editor: Agustinus Sape
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved