Berita Kabupaten Sikka

Yuk Simak! Kasus Kematian Rabies Pertama dalam Tiga Tahun di Sikka

Ada kasus gigitan anjing di Baomekot sudah dilaporkan ke Dinas Pertanian Perkebunan dan Peternakan Sikka.

Yuk Simak! Kasus  Kematian Rabies  Pertama dalam   Tiga  Tahun di  Sikka
KOMPAS/P RADITYA MAHENDRA YASA
Ilustrasi tenaga medis memberikan vaksin. 

Laporan Reporter POS KUPANG.COM, Euginius Mo’a

POS-KUPANG.COM|MAUMERE--Kematian EG  (5,5),  korban  gigitan  anjing  rabies,  Minggu   (2/9/2018) pukul  07.05  Wita   di RSUD   dr.T.C.  Hillers merupakan kematian  pertama dalam  tiga  tahun terakhir di  Kabupaten  Sikka, Pulau Flores,  Propinsi Nusa Tenggara  Timur   (NTT).

Korban asal Desa  Baomekot, Kecamatan Hewokloang diantar keluarga ke UGD   RSUD  Maumere  hari Sabtu (1/9/2018) malam, mengalami  gigitan sekitar  lima bulan yang lalu.

 “Ada kasus gigitan anjing di Baomekot  sudah dilaporkan ke Dinas Pertanian Perkebunan dan Peternakan Sikka. Korban gigitan mendapatkan vaksin anti rabies dan bisa diselamatkan. Tetapi kasus gigitan anjing  menimpa EG  tidak   pernah dilaporkan,  ini di luar pemantauan petugas,” kata Kepala Dinas  Pertanian Perkebunan dan Peternakan  Sikka, Ir. Hengki  Sali, kepada  POS-KUPANG.COM, Senin (3/9/2018)  di  Maumere.

Dikatakanya,  petugas  kesehatan  di Kecamatan Hewokloang  hanya seorang. Bisa dibayangkan  kalau  seorang diri  harus proaktif   ke  desa-desa. Kalau  ada  kasus  gigitan  lalu  tidak dilaporkan berarti   terlewatkan.

Menurut  Hengky, sosialisasi  rabies  melalui radio pemerintahan daerah dan surat kepada camat serta kepala desa  terus dilakukan  sejak   tahun-tahun sebelumnya. Apabila    ada kasus gigitan, korban  di suntik  VAR. 

Dinas Pertanian Perkebunan dan Peternakan  Sikka    telah menemukan 29  spesimen positif  rabies terjadi  sejak  bulan  Januari sampai Agustus   2018.  Jumlah  ini  lebih besar  dari   tahun  2017 sebanyak 11  spesimen  positif.

Diberitakan   POS-KUPANG.COM,  Minggu  (2/8/2018), virus  rabies akhirnya merenggut nyawa bocah perempuan   EG  (5,5) asal   Desa Baomekot,  Kecamatan  Hewokloang. Ia   meninggal  di RSUD  dr.TC.Hillers Maumere,  Minggu  (2/9/2018)  pukul 07.05  Wita.

Spesialis  anak  RSUD  dr.TC  Hillers Maumere,  dr.Maria  Nara, Sp.A,  kepada POS  KUPANG.COM, Minggu  (2/9/2018) mengatakan  EG  diantar keluarga ke UGD   hari Sabtu (1/9/2018) malam.

“Kondisi korban dalam keadaan gelisah dan kesadaran menurun,” kata Mario. (*)

 
 

Penulis: Eugenius Moa
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved