Berita Kota Kupang

Realisasi MR di Kota Kupang Sudah 62.8 Persen

Realisasi Imunisasi MR yang sudah dilakukan di Kota Kupang saat ini sudah mencapai 62.8 persen.

Realisasi MR di Kota Kupang Sudah 62.8 Persen
KOMPAS.com/Jovanmandic
Ilustrasi imunisasi 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM Maria A E Toda

POS-KUPANG.COM|KUPANG-- Realisasi Imunisasi MR yang sudah dilakukan di Kota Kupang saat ini sudah mencapai 62.8 persen. Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan Kota Kupang dr. Ary Wijana saat ditemui di kantor Walikota Kupang Senin (3/9/2018).

Menurut Ary realisasi MR akan terus dilakukan dan hingga saat ini berjalan lancar tanpa kendala. Diakuinya ada laporan yang masuk bahwa masih ada juga belum imunisasi. Menanggapi ini pihaknya akan berkoordinasi dengan aparat kelurahan, dan kepala sekolah agar imunisasi MR ini bisa menjangkau semua yang belum mendapatkan imunisasi hingga saat ini.

"Program MR ini bukan hanya melindungi orang per orang tapi satu wilayah. Kalau satu orang tidak diimuniasi maka akan menyebar ke orang lain. Nah hal ini yang kita cegah agar jangan sampai terjadi. Waktu kita sampai 31 September ini. Kita juga akan sweeping bukan berarti memaksa tetapi mengajak agar semua anak bisa diimuniasi MR karena manfaatnya sangat besar bagi kesehatan," ujarnya.

Selain itu ia juga mengatakan terkait dengan Fatwa MUI mengenai Imunisasi MR, Menurut Ary Faywa MUI mengatakan ada kandungan tetapi bisa dipakai. Menanggapi hal ini pihaknya juga terus melakukan sosialisaisi ke masyarakat apabila di lapangan ditemukan masyarakat yang masih punya perspektif mengenai MR terkait dengan Fatwa MUI.

" Kalau memang ada temuan tugas kita informasikan kita juga bawa fatwa MUI ke lapangan. Di satu pihak karena ada kandungan tapi bisa dipakai. Manfaatnya besar. Kami juga berterima kasih pada MUI tinggal bagimana apabila ada yang punya persepsi beda maka kami akan sosialisasikan," lanjut Ary.

Ia juga menegaskan dari segi kesehatan pihaknya lebih melihat manfaat yang dihasilkan melalui imunisasi MR ini bagi tubuh. (*)

Penulis: Maria Enotoda
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help