Berita Kota Kupang

Pemerintah Kota Kupang Dinilai Belum Optimal Mengelola Retribusi Parkir

Ombudsman Perwakilan NTT menilai selama ini pengelolaan retribusi parkir oleh pemerintah Kota Kupang belum optimal dilaksanakan.

Pemerintah Kota Kupang Dinilai Belum Optimal Mengelola Retribusi Parkir
POS-KUPANG.COM/TOMMY MBENU NULANGI
Kepala Ombudsman Perwakilan NTT, Darius Beda Daton 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Tommy Mbenu Nulangi

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Ombudsman Perwakilan NTT menilai selama ini pengelolaan retribusi parkir oleh pemerintah Kota Kupang belum optimal dilaksanakan.

Selain itu, persoalan retribusi parkir di sepanjang jalan di Kota Kupang sering dikeluhkan warga Kota.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Ombudsman Perwakilan NTT, Darius Beda Daton kepada POS-KUPANG.COM di ruang kerjanya, Senin (3/9/2018).

Baca: Asian Games Sukses, SBY Ucapkan Terima Kasih kepada Jokowi

Darius menambahkan, substansi yang kerap dipersoalkan oleh warga Kota Kupang adalah objek retribusi parkir hampir ada di sepanjang jalan kota.

Selain itu, tambah Darius, juru parkir tidak memberikan karcis parkir sehingga diduga pungutan tersebut tidak masuk ke kas daerah.

"Kedua persoalan ini mendominasi komplain warga kota kupang tentang pengelolaan parkir," kata Darius.

Atas substansi persoalan yang dikeluhkan warga, jelas Darius, hal ini membuktikan bahwa pemerintah Kota Kupang masih belum optimal dalam pelaksanaan pengelolaan parkir.

Menurut Darius, belum optimalnya pengelolaan retribusi parkir di Kota Kupang disebabkan oleh beberapa factor diantaranya, pertama belum tersedianya sistem pengelolaan parkir yang dapat mengoptimalkan pendapatan dan mengurangi kebocoran.

"Kedua, potensi besaran retribusi parkir pada suatu lokasi per bulan hanya berdasarkan perkiraan semata-mata," ungkapnya.

Halaman
12
Penulis: Thomas Mbenu Nulangi
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help