Berita Pendidikan

Ini Wisuda Sarjana Yang Pertama di Nagakeo! STKIP NBF Mbay Gelar Wisuda

STKIP NBF didirikan berdasarkan SK Mendikbud RI No. 19/E/O/2012, tanggal 10 Januari 2012.

Ini Wisuda Sarjana Yang Pertama di Nagakeo!  STKIP NBF Mbay Gelar Wisuda
Gordi Donofan

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Gordy Donovan

POS-KUPANG.COM|KUPANG - Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Nusa Bunga Floresta (NBF) Mbay, Kabupaten Nagekeo, menggelar wisuda perdana untuk lulusan sarjana (S1), di Aula Setda Nagekeo, Sabtu (1/9/2018).

Jumlah lulusan yang diwisuda 130 orang, berasal dari dua program studi (prodi), yakni Bahasa Inggris 23 orang dan 107 orang dari Prodi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PG-PAUD).

STKIP NBF didirikan berdasarkan SK Mendikbud RI No. 19/E/O/2012, tanggal 10 Januari 2012. Sekolah tinggi ini
diselenggarakan oleh Yayasan Pendidikan Wini Unggul (Sandi Nung) di Kabupaten Ngada/Nagekeo.

Baca: Nasib Jalan Lingkar Luar Ruteng Kapan Diperhatikan Pemerintah ?

Akta Pendirian Yayasan No: 58 Tanggal 16 Juni 2004 dan No: 42 Tanggal 12 Oktober 2004, melalui Notaris Albert Wilson Riwu Kore, SH di Kupang. Pengesahan oleh Kementerian Hukum dan HAM No. C.929.HT.01.02.TH.2004, tanggal 29 November 2004. Dua prodi ini sudah terakreditasi oleh Badan
Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi pada April dan Mei 2018.

Ketua STKIP NBF Mbay, Prof. Dr. A Mans Mandaru, M.Pd, dalam sambutannya pada acara wisuda, mengatakan, penantian panjang menanti wisuda sudah terjawab. Wisuda perdana untuk 130 lulusan perdama dilaksanakan dengan baik.

Prof. Mans mengaku, memulai usaha dari nol dan mempertahankan keberlangsungan institusi ini bukannya tanpa hambatan. Tetapi semua telah berkomitmen, bekerja tanpa pamrih, bekerja sangat keras dan melangkah dalam tata atur tanpa interprestasi pribadi.

"Hari ini Tuhan memberikan kepada kita 130 sarjana pendidikan, orang muda yang akan segera merestorasi praktek pendidikan di PAUD/TK/Kober dan sekolah lanjutan di tujuh kecamatan dan 113 desa/kelurahan di Kabupaten Nagekeo," ujar Prof. Mans Mandaru.

Baca: In Memoriam Mantan Ketua PWI Sofyan Lubis Sang Wartawan Tujuh Zaman

Dia menginginkan agar lulusan dari STKIP NBF Mbay berkualitas dan siap dipakai di pasar kerja. Artinya lembaga betul-betul melahirkan lulusan yang memiliki daya saing di dunia kerja.

Mengenai wisudawan, Prof. Mans menjelaskan, dari 130 orang itu, terdiri dari 11 orang laki-laki dan 119 perempuan. Untuk predikat kelulusan, ada 18 orang atau 13,85 persen yang meraih cumlaude, 111 orang atau 85,38 persen, lulus dengan sangat memuaskan dan satu orang memuaskan. Rata-rata IPK 3,36 dan masa studi sembilan semester

Halaman
123
Penulis: Gordi Donofan
Editor: Apolonia Matilde
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved