Berita Regional

Sepanjang 2018, Permintaan Gaharu Gelondongan ke China Meningkat

Permintaan kayu jenis gaharu dari China meningkat sepanjang 2018. Pembeli dari China menghendaki pembelian kayu gaharu dalam bentuk gelondongan

Sepanjang 2018, Permintaan Gaharu Gelondongan ke China Meningkat
KOMPAS.com/SUKOCO
Martinus dengan kayu gaharu gelondongan yang akan dikirim ke China, Jumat (31/8/2018). 

POS-KUPANG.COM | NUNUKAN - Permintaan kayu jenis gaharu dari China meningkat sepanjang 2018. Pembeli dari China menghendaki pembelian kayu gaharu dalam bentuk gelondongan, sebab di negara Tirai Bambu tersebut kayu tersebut akan diolah kembali menjadi ukiran hiasan rumah.

Martinus Tus, warga Kecamatan Krayan, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara (Kaltara) merupakan salah satu pengekspor kayu gaharu gelondongan.

Menurut Martinus, permintaan pengiriman kayu gaharu terus meningkat sementara dia hanya bisa mengirimkan satu gelondong kayu gaharu per bulan.

Baca: Gagal Berantas Terorisme, Pentagon Batalkan Bantuan Rp 4,4 Triliun untuk Pakistan

Harga satu gelondong kayu gaharu tersebut hingga mencapai ratusan juta rupiah.

"Ketersediaan barangnya yang tidak ada. Satu bulan sekali kirim itu saja sudah beruntung. Untuk kelasnya (untuk diekspor) dia (kualitas) di atas kayu gaharu yang disuling, agak mahal sedikit," kata Martinus, Jumat (31/8/2018).

Menurut Martinus yang sudah berjualan kayu gaharu sejak 20 tahun silam ini, para pencari kayu gaharu sudah banyak yang beralih profesi dan enggan mencari kayu sejak pemerintah terus menggelontorkan Dana Desa untuk pembangunan di perdesaan.

"Mereka memilih bekerja di desa. Sekarang banyak pekerjaan proyek di desa sejak ada Dan Desa," lanjutnya.

Selain mengirim kayu gaharu ke China, Martinus juga mengirim kayu gaharu dengan kelas yang lebih mahal ke Arab Saudi.

Permintaan terbesar dari Arab Saudi untuk kayu gaharu yang akan diolah menjadi aroma terapi dan bahan tasbih.

Sebagai informasi, hutan Kalimantan merupakan penghasil kayu gaharu (Aquilaria malaccensis) kualitas terbaik dunia. Bahkan spesies terbaik dari kayu gaharu Kalimantan Utara itu harganya mencapai miliaran rupiah per kilogramnya.

Asosiasi Gaharu Indonesia mencatat ada beberapa jenis kayu gaharu yang ada di Indonesia, yaitu yang tumbuh di Kalimantan dan Papua, di wilayah Nusa Tenggara Barat, Sulawesi, dan Nusa Tenggara Timur.

Dari semua spesies besar ini, yang paling bagus dan diminati pasar adalah gaharu yang tumbuh di Kalimantan Utara.

Indonesia sendiri merupakan negara pengekspor kayu gaharu terbesar di dunia. Ekspor gaharu terbesar yakni ke Timur Tengah dan China.

Harga kayu gaharu sangat mahal karena tumbuhan ini tidak bisa dipanen berkala. Tidak heran jika langkanya kayu jenis ini membuat harga gaharu sangat tinggi di pasar global. (*)

Editor: Kanis Jehola
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved