Berita Kabupaten Ende

Pusam Pertanyakan Penggunaan Dana Pilkada Ende Sebesar Rp 40 Miliar

Pusat Kajian dan Adovokasi Masyarakat (Pusam) Indonesia mempertanyakan penggunaan dan pertanggungjawaban dana Pilkada Ende.

Pusam Pertanyakan Penggunaan Dana Pilkada Ende Sebesar Rp 40 Miliar
POS-KUPANG.COM/ROMUALDUS PIUS
Sekjen Pusam, Oscar Vigator Wolo

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Romualdus Pius

POS-KUPANG.COM | ENDE - Pusat Kajian dan Adovokasi Masyarakat (Pusam) Indonesia mempertanyakan penggunaan dan pertanggungjawaban dana pada pelaksanaan Pilkada Kabupaten Ende oleh masing-masing instansi yang mendapatkan dana dari Pemda Ende baik itu KPU dan Panwaslu juga TNI serta Polri.

Pada pelaksnaaan Pilkada itu Pemda Ende setidaknya menghibahkan dana sebesar Rp 40 miliar untuk semua intansi tersebut.

Sekjen Pusam Indonesia, Oscar Vigator Wolo mengatakan hal itu kepada POS- KUPANG.COM, Minggu (2/9/2018) di Ende.

Baca: Ini Tanggapan Walikota Kupang Terkait Begal di Kota Kupang

Oscar mengatakan bahwa masyarakat umum perlu mengetahui pengunaan dana Pilkada karena memang dana tersebut adalah milik public atau masyarakat Kabupaten Ende yang dipercayakan kepada masyarakat untuk mengelolanya.

Oscar mengatakan bahwa pihaknya tidak menaruh curiga apabila kemungkinan dana tersebut diselewengkan namun demikian bagaimanapun dana tersebut harus dipertanggungjawabkan kepada public agar public bisa mengetahuinya.

Menurut Oscar saat ini era transparan maka segala hal yang berhubungan dengan public harus juga dipertanggungjawabkan secara transparan sehingga dengan demikian akan menimbulkan kepercayaan kepada public terhadap instansi itu terutama dalam penggunaan keuangan Negara.

Selain itu juga sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada masyarakat dari masing-masing instansi dalam menggunakan dana atau keuangan Negara. (*)

Penulis: Romualdus Pius
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved