Berita Lifestyle

Ini Efek Buruk dari Posisi Tidur Menyamping

Tidur menyamping adalah posisi paling umum dilakukan banyak orang. Namun, ternyata posisi tersebut juga memiliki efek buruk.

Ini Efek Buruk dari Posisi Tidur Menyamping
KOMPAS.com
Ilustrasi tidur 

Menurutnya, bantal yang bisa meletakan kepala dan leher pada tempatnya secara terpisah akan membuat seseorang berbaring pada posisi netral ketika tidur.

Ia menyarankan memilih bantal dengan kontur kepala dan leher khusus. Lalu, untuk perlindungan lebih terhadap kerusakan kulit, jangan lupa untuk menggunakan krim malam.

Marie Claire menyarankan kita untuk memilih krim yang mengandung Vitamin C dan E serta hyaluronic acid. Kandungan ini dinilai mampu memberikan efek lembut dan kenyal pada kulit.

Secara umum, tidur menyamping dianggap sebagai posisi tidur yang lebih baik dari posisi tidur lainnya.

Menurut situs On Health, 41 persen dari kita lebih sering tidur dengan posisi menyamping. Posisi ini lebih umum dilakukan perempuan ketimbang laki-laki.

Pada laporan CNN disebutkan pula bahwa posisi tersebut bagus untuk menghindari sakit punggung dan leher karena tulang belakang terjaga pada posisi yang nyaman.

Posisi ini juga menghindarkan kita dari kebiasaan mendengkur karena jalur udara dalam tubuh tidak terhalang seperti ketika kita tidur dalam posisi telentang.

Tidur menyamping juga dianggap sebagai posisi terbaik bagi ibu hamil karena akan membantu memperlancar sirkulasi bagi bayi dan ibu.

Situs Eight Mattres juga menyebutkan bahwa jika kita rentan mengalami heartburn atau sensasi panas dan perih pada dada, maka tidur menyamping adalah posisi terbaik.

Posisi tidur menyamping juga akan memperlancar pencernaan serta menstimulasi pembersihan racun dari nodus limfa. (*)

Editor: Kanis Jehola
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help