Berita Kabupaten Nagekeo

Bupati Nagekeo Bilang Pasar Menjadi Rumah Ekonomi

Bupati Nagekeo, Drs. Elias Djo, menyebutkan, Presiden Jokowi selama 5 tahun kepemimpinannya menargetkan bangunnya 5000 pasar rakyat

Bupati Nagekeo Bilang Pasar Menjadi Rumah Ekonomi
istimewa
Suasana peletakan batu pertama Pasar Raja Selatan Kecamatan Boawae, Kabupaten Nagekeo, Senin (27/8/2018). 

Laporan Reporter POS KUPANG.COM, Gordi Donofan

POS-KUPANG.COM | MBAY -- Bupati Nagekeo, Drs. Elias Djo, menyebutkan, Presiden Jokowi selama 5 tahun kepemimpinannya menargetkan dibangunnya 5000 pasar rakyat di seluruh Indonesia, dan tahun 2018 ini ditergetkan sebanyak 1592 Pasar Rakyat.

Siaran Pers yang diterima POS KUPANG.COM, Minggu (2/9/2018) menyebutkan, hal itu disampaikan Bupati Nagekeo, Elias Djo dalam sambutannya pada seremonial acara Peletakan Batu Pertama Pembangunan Pasar Raja Selatan yang berlangsung di Raja Selatan, Senin (27/8) lalu.

Bupati Elias mengatakan Pasar rakyat yang dimaksud lebih diarahkan agar menjadi Rumah Ekonomi bagi para Pedagang dan Rumah Kebutuhan bagi para Pembeli.

Dalam menjawabi apa yang ditargetkan secara Nasional itu, maka pemerintah kabupaten Nagekeo memandang acara peletakan batu pertama pembangunan Pasar Raja,merupakan jawaban atas perwujudan pengembangan Ekonomi Daerah yang berbasis Pasar Rakyat di Nagekeo.

Karena Kabupaten Nagekeo juga turut mendukung perkembangan sektor eonomi Lokal, Regional dan Nasional, melaluipemanfaatan pasar rakyat.

Sebab ketersediaan pasar rakyat di Kabupaten Nagekeo untuk saat ini baru berjumlah 8 ( delapan) pasar yang melayani masyarakat Nagekeo secara menyeluruh, yaitu; Pasar Danga,Pasar Boawae, Pasar Mauponggo, Pasar Aewoe, Pasar Nangaroro, Pasar Maunori, Pasar Nangadhero dan Pasar Raja, dengan total seluruh pedagang sebanyak 2433 pedagang.

"Dalam masa kepemimpinan Saya, dari ke-8 pasar termasuk Pasar Raja, hampir sebagian besar sudah kita benahi, dan semuanya hampir masuk dalam nominasi standar Pasar Rakyat tipe B, dengan jumlah pedagang berkisar 501 sampai 750 orang," katanya.

Lebih lanjut Bupati Elias mengatakan berdasarkan penerapan persyaratan pada klasifikasi pasar rakyat yang ditetapkan dalam standar Nasional Indonesia atau SNI 8125 Tahun 2015, harus kita akui bahwa rata-rata ke-8 Pasar yang ada di Kabupaten kita secara umum belum memenuhi standar SNI dengan 44 indikator, sekiranya dengan pembenahan Pasar Raja kali ini,Pemerintah Nagekeo optimis Pasar Raja masuk nominasi tipe B.

Oleh karena itu, kedepan pemerintah akan berupaya semaksimal mungin melalui APBN, APBD I dan APBD II, untuk terus mendorong pencapaian pasar rakyat sesuai standar SNI tersebut.

Halaman
12
Penulis: Gordi Donofan
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved