Berita Kabupaten Nagekeo

Bupati Elias Sebut Pasar Membantu Mempercepat Pertumbuhan Ekonomi Masyarakat

Sampai saat ini Kabupaten Nagekeo memiliki beberapa pasar. Selain Pasar Danga, Pasar Boawae dan beberapa pasar lainnya

Bupati Elias Sebut Pasar Membantu Mempercepat Pertumbuhan Ekonomi Masyarakat
POS-KUPANG.COM/Gordi Donofan
Suasana peletakan batu pertama pembangunan Pasar Raja Selatan Kecamatan Boawae, Kabupaten Nagekeo, Senin (27/8/2018). 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Gordi Donofan

POS-KUPANG.COM | MBAY -- Sampai saat ini Kabupaten Nagekeo memiliki beberapa pasar. Selain Pasar Danga, Pasar Boawae dan beberapa pasar lainnya, Pasar Raja juga merupakan salah satu Pasar yang letaknya sangat strategis dan mampu dljangkau oleh masyarakat dari beberapa Kecamatan dan Desa di sekitarnya.

Adanya Pasar Raja dan aktivitas yang dijalankan di dalamnya, tidak hanya menjadi pusat pemenuhan kebutuhan masyarakat, baik itu sebagai pembeli maupun penjual, tetapi secara langsung maupun tidak langsung telah membantu mempercepat pertumbuhan dan perkembangan ekonomi masyarakat setempat dan sekitarnya.

Baca: Kasus PDAM Ende Masih Dalam Tahap Pemberkasan

Siaran pers yang diterima POS- KUPANG.COM, Minggu (2/9/2018) menyebutkan hal itu disampaikan Bupati Nagekeo, Elias Djo dalam sambutannya pada seremonial acara Peletakan Batu Pertama Pembangunan Pasar Raja Selatan yang berlangsung di Raja Selatan. Senin (27/8/2018) lalu.

Menurut Bupati Elias, keberadaan Pasar Raja yang sudah sekian lama, dan meskipun hanya terjadi pada setiap hari selasa atau sehari dalam seminggu, tetapi Pasar Raja sudah banyak membantu masyarakat Nagekeo, dengan menjadi sentral atau pusat bagi peningkatan pendapatan pelaku usaha mikro, kecil dan menengah, serta menjadi referensi harga bahan pokok sebagai indikator kestabilan harga, dan rata-rata laju pertumbuhan omsetnya sebesar Rp 96.350.000 perminggu, perbulannya sebesar 384 juta dan pertahun sebesar 4 miliar.

Selain itu harus diakui pula bahwa Pasar Raja juga telah berkontribusi yang cukup besar terhadap perekonomian Daerah, teristimewa bagi peningkatan Pendapatan Asli Daeralh atau PAD, yang merupakan hulu dan hilir,sekaligus muara bagi tulang punggung perekonomian Kabupaten kita.

Bupati Elias mengatakan meskipun Pasar Raja telah berkontribusi banyak bagi masyarakat dan Daerah ini, tetapi kita harus realistis bahwa Pasar Raja belum mempunyai fasilitas penunjang yang layak untuk melakukan transaksi jual beli, serta sarana dan prasarana yang belum memadai sesuai harapan kita.

Bahkan harus diakui bahwa masih banyak kekurangan dan keterbatasan dari Pasar Raja sebagai sebuah Pasar Rakyat yang layak huni, dan saat ini Pasar Raja masih beraategori tipe C.

Selain itu lanjut Elias, lokus dan kapasitasnya juga tidak berbanding dengan semakin meningkatnya jumlah dan animo penghuni pasar tersebut, yang dari waktu ke waktu semakin giat dan gencar untuk melakukan kegiatan usaha dan bisnis.

Di samping itu, dengan adanya peraturan Presiden Nomor 112 Tahun 2007 tentang Penataan dan Pembinaan Pasar Tradisional, yang sedikit berbenturan dengan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, maka letak Pasar Raja dinilai kurang tepat karena berada di jalur jalan negara yang letaknya tidak termasuk dalam kepentingan yang diperbolehkan menggunakan jalan selain untuk hegiatan Lalu Lintas.

Atas pertimbangan-pertimbangan yang disebutkan tadi, maka dengan demikian, upaya untuk melakukan perpindahan dan pembangunan baru untuk peningkatan pasar, hemat pemerintah, menjadi keputusan yang tepat dan kebutuhan yang urgen bagi masyarakat Raja khususnya,serta masyarakat Nagekeo umumnya.

Untuk itu, kita bersyukur dan bergembira, Pemerintah Nagekeo telah menyikapi itu dan membuktikannya dengan acara peletakkan batu pertama sebagai tahap awal pembangunan Pasar Raja yang kita selenggarakan hari ini.

Kabag Humas Setda Nagekeo, Gaspar Taka, menjelaskan pada acara peletakan batu pertama itu diawali dengan Ibadat Sabda yang dipimpin oleh Pastor Paroki St Yoseph Raja, Rm Wilibrodus Wili, Pr kemudian di ikuti dengan upacara adat.Hadir pada kesempatan itu,Pimpinan dan Anggota DPRD Kabupaten Nagekeo,Para Staf Ahli Bupati dan Para Asisten Sekda,Para Pimpinan Perangkat Daerah,Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan Boawae (Camat, Kapolsek, Danramil),Kepala Desa Raja Selatan dan Ketua BPD,Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Tokoh Adat, Tokoh Perempuan dan Tokoh pemuda, Panitia Penyelenggara serta Masyarakat Desa Raja Selatan dan sekitarnya. (*)

Penulis: Gordi Donofan
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help