Berita Kota Kupang

Wilayah 6 Stasi Yesus Maria Yosep Penfui Bedah Rumah

Pengurus Wilayah 6 Stasi Yesus Maria Yosep, Paroki St. Yosep Pekerja Penfui Kupang mengadakan program bedah rumah bagi umat fakir dan miskin.

Wilayah 6 Stasi Yesus Maria Yosep Penfui Bedah Rumah
POS KUPANG.COM/RICKO WAWO
Anak-anak peserta lomba saat menerima hadiah dari panitia. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ricko Wawo

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Pengurus Wilayah 6 Stasi Yesus Maria Yosep, Paroki St. Yosep Pekerja Penfui Kupang mengadakan program inovatif dan karitatif, yakni bedah rumah bagi umat fakir dan miskin.

Sejauh ini sudah 15 rumah di wilayah tersebut yang dibedah. Dana bedah rumah pun didapat dari swadaya masyarakat baik uang maupun material.

Hal ini dijelaskan oleh Ketua Wilayah 6, Yustinus Rindu, seusai perayaan ulang tahun ke-11 wilayah 6 di Jalan TPU Liliba Penfui Kupang, Jumat (31/8/2018) malam.

Baca: Ketua Bawaslu NTT: Kasus Petahana Bupati Alor Tidak Masuk Kategori Mutasi Pejabat

"Selanjutnya akan dibuatkan proposal kepada pemerintah," jelasnya.

Disampaikannya, program ini merupakan bagian dari perhatian dan solidaritas kepada sesama.

Pastor Paroki Santo Yosep Pekerja Penfui, Romo Krispinus Saku, Pr mengapresiasi pengurus wilayah yang telah menggerakan umat dalam menjalankan program bedah rumah.

Ia juga berharap umat bisa lebih kreatif dalam banyak hal. Misalnya, dalam pemberdayaan masyarakat dan ekonomi.

Terkait upaya pengurus wilayah yang akan memberikan proposal kepada pemerintah, ia berharap umat tidak putus asa dan kendor semangat apabila ada kendala dan tantangan dalam proses pengajuan proposal.

"Saling menolong dalam lingkup tetangga harus tetap terwujud," katanya.

Perayaan ulang tahun wilayah berlangsung meriah. Umat khusuk mengikuti perayaan ekaristi yang dipimpin oleh pastor paroki Santo Yosep Pekerja Penfui Romo Krispinus Saku, Pr.

Dalam resepsi, panitia juga menyerahkan hadiah bagi para pemenang lomba lari karung, makan kerupuk, voli putera dan puteri.

Lomba diadakan sejak tanggal 22 Aguatus 2018 dan menurut pastor paroki lomba dilaksanakan untuk mempererat persaudaraan antar umat. (*)

Penulis: Ricardus Wawo
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved