Berita Kabupaten Nagekeo

STKIP Nusa Bunga Floresta Mbay Wisuda 130 Lulusan

Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Nusa Bunga Floresta (NBF) akan melaksanakan wisuda perdana lulusannya.

STKIP Nusa Bunga Floresta Mbay Wisuda 130 Lulusan
POS KUPANG/GORDI DONOFAN
Suasana prosesi wisuda Sarjana (S1) STKIP Nusa Bunga Floresta Mbay, di Aula Setda Nagekeo, Sabtu (1/9/2018). 

Laporan Reporter POS KUPANG.COM, Gordi Donofan

POS-KUPANG.COM | MBAY -- Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Nusa Bunga Floresta (NBF) akan melaksanakan wisuda perdana lulusannya.

Prosesi wisuda akan digelar di Aula Setda Nagekeo, Sabtu (1/9/2018).

Jumlah lulusan yang akan diwisudakan yaitu 130 orang lulusan.

Lulusan itu terdiri dari dua Program Studi. 23 orang lulusan dari Prodi Bahasa Inggris dan 107 orang lulusan dari Prodi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).

Kegiatan wisuda ini merupakan kegiatan wisuda untuk mahasiswa Strata 1, pertama dan satu-satunya yang pernah terjadi di Kabupaten Nagekeo.

Ketua STKIP NBF Mbay, Profesor Dr. Drs. A. Mans Mandaru, M.Pd, menjelaskan, kedepannya STKIP Nusa Bunga Floresta akan menambah Prodi baru dengan kemampuan dosen Strata 2 yang memadai. STKIP juga telah mengirimkan 14 dosen untuk melanjutkan sekolah dan yang sudah lulus S2 10 orang 4 orangnya belum selesai kuliah S2.

Prof. Mans mengaku pihaknya menunda wisuda karena sulitanya tahapan untuk memperoleh status akreditasi dua Prodi tersebut.

Dua Prodi yang akan mewisudakan 130 lulusan itu sudah terakreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional PT April dan Mei 2018.

STKIP NBF di Kabupaten Nagekeo NTT didirikan berdasarkan SK Mendikbud RI No. 19/E/O/2012 tanggal 10 Januari 2012 yang diselenggarakan oleh Yayasan Pendidikan Wini Unggul (Sandi Nung) Di Kabupaten Ngada/Nagekeo NTT Akta Pendirian Yayasan Nomor 58 Tanggal 16 Juni 2004 dan Nomor 42 Tanggal 12 Oktober 2004 melalui Notaris Albert Wilson Riwu Kore, SH Di Kupang dan Pengesahan Kementerian Hukum dan HAM No.C.929.HT.01.02.TH.2004 Tanggal 29 November 2004.

"Alasan pihak Kampus menunda Proses wisuda yakni sulitnya tahapan dalam proses akreditasi sesuai dengan syarat Badan Akreditasi Nasional. Penjamin keabsahan ijazah sesuai dengan ketentuan hukum, ijazah harus didukung dengan keabsahan Akreditasi. Jumlah mahasiswa, sudah enam angkatan, terhitung sejak tahun 2012 hingga 2018 total mahasiswa telah mencapai, 411 mahasiswa. Terhitung dengan yang akan diwisuda 130 orang lulusan," papar Prof. Mans.

Prof Mans mengaku dirinya ingin agar lulusan dari STKIP NBF Mbay berkualitas dan siap dipakai dipasar kerja. Artinya lembaga betul-betul melahirkan lulusan yang memiliki daya saing didunia kerja.

"Saya hanya bermimpi bahwa STKIP Nusa Bunga Floresta nanti bisa menghasilkan guru dibidang-bidang yang tidak ada di Perguruan Tinggi lainnya di NTT. Sehingga orang akan datang kesini. Hanya masalah dengan pembukaan prodi baru adalah ketersediaan dosen, persyaratan pemerintah, minimal 6 orang dosen S2 dibidang itu. Itu yang berat. Jadi kita buka katakan tiga prodi maka kita menyiapkan 16 dosen S2 dengan bidang masing-masing," papar Prof. Mans.(*)

Penulis: Gordi Donofan
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved