Berita Regional

Seorang TKI di Disidang Terkait Dugaan Kepemilikan Senjata Api di Malaysia

HS, seorang TKI di Sabah, Malaysia, akan menjalani sidang mahkamah pertama terkait dugaan kasus kepemilikan senjata api.

Seorang TKI di Disidang Terkait Dugaan Kepemilikan Senjata Api di Malaysia
KOMPAS.com/SUKOCO
Konsulat RI di Kota Tawau Malaysia. HS seorang TKI di Sabah Malaysia akan menjalani sidang mahkamah pertama terkait dugaan kasus kepemilikan senapan Selasa (04/09) mendatang. HS terancam denda dan penjara selama 7 tahun terkait kasus tersebut. 

POS-KUPANG.COM | NUNUKAN - HS, seorang TKI di Sabah, Malaysia, akan menjalani sidang mahkamah pertama terkait dugaan kasus kepemilikan senjata api.

Bagian Penerangan Konsulat RI di Kota Tawau Malaysia, Firma Agustina mengatakan, sidang perdana dengan agenda penyebutan perkara atau pembacaan dakwaan akan digelar pada 4 September mendatang setelah sidang sebelumnya tertunda.

"Kasus senapan, tanggal 4 September 2018 akan sidang lagi karena minggu lalu ditunda," ujarnya, Sabtu (01/09/2018).

Baca: Kapal Muat BBM Terbakar, Satu ABK Terluka

Sebelumnya, Konsulat Republik Indonesia di Tawau memastikan bahwa HS merupakan tenaja kerja Indonesia.

Agustina mengatakan, Satgas PWNI BHI KRI Tawau telah mengunjungi dan memberikan pendampingan terhadap TKI HS yang tersandung kasus kepemilikan senapan tersebut.

Selain untuk memastikan bahwa TKI tersebut merupakan warga Negara Indonesia, pendampingan juga untuk memantau agar proses hukum telah sesuai.

"Ancaman hukuman adalah denda dan maksimal 7 tahun penjara," imbuhnya.

HS, seorang TKI di Tanjung Labuan, Sabah, Malaysia diamankan oleh aparat karena kedapatan memiliki senjata api saat aparat Negara Malaysia memeriksa barang dan orang pada 25 Juni 2018 lalu. (*)

Editor: Kanis Jehola
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved