Berita Kabupaten Nagekeo

Profesor Mans Mandaru Sebut Penjasa Telah Menaburkan Benih Pendidikan Di STKIP NBF Mbay

Belasan tahun lalu pendahulu kita, para pendiri dan para penjasah telah mengambil langkah mulia

Profesor Mans Mandaru Sebut Penjasa Telah Menaburkan Benih Pendidikan Di STKIP NBF Mbay
POS KUPANG/GORDI DONOFAN
Ketua STKIP Nusa Bunga, Prof. Dr. Drs. A. Mans Mandaru, M.Pd saat menyampaikan pidato saat acara wisuda Perdana lembaga tersebut di Aula Setda Nagekeo, Sabtu (1/9/2018). 

Laporan Reporter POS KUPANG.COM, Gordi Donofan

POS-KUPANG.COM | MBAY -- Belasan tahun lalu pendahulu kita, para pendiri dan para penjasah telah mengambil langkah mulia, menaburkan benih pendidikan tinggi demi anak keturunan mereka ditanah meze watu lewa nagekeo ini, dengan mewariskan kepada lembaga STKIP dengan moto: wahana pembelajaran yang membudayakan keuatamaan ini.

Hal ini diungkapkan oleh Ketua STKIP Nusa Bunga Floresta Mbay, Profesor Dr. Drs. Mans Mandaru, M.Pd, saat acara wisuda sarjana (S1) perdana di Aula Setda Nagekeo, Sabtu (1/9/2018).

Ia mengaku usaha memulai dari nol dan mempertahankan keberlangsungan institusi ini bukannya tanpa hambatan, karena seperti yang diumpamakan kala kita tidur para pesaing kita ikut menabur benih ilalang pada lahan yang tergarap.

Namun, karena semua kita telah, berkomitmen tanpa pamrih, bekerja tanpa pamrih, bekerja sangat keras dan melangkah dalam tata atur tanpa inteprestasi pribadi.

"Hari ini Tuhan memberikan kepada kita 130 sarjana pendidikan, orang muda yang akan segera merestorasi praktek pendidikan di Paud/TK/Kober dan sekolah lanjutan di ke-7 kecamatan dan 113 Desa dan kelurahan se-kabupaten Nagekeo," ujar Prof. Mans Mandaru.

Ia mengaku dua Prodi yang akan mewisudakan 130 lulusan itu sudah terakreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional PT April dan Mei 2018.

STKIP NBF di Kabupaten Nagekeo NTT didirikan berdasarkan SK Mendikbud RI No. 19/E/O/2012 tanggal 10 Januari 2012 yang diselenggarakan oleh Yayasan Pendidikan Wini Unggul (Sandi Nung) Di Kabupaten Ngada/Nagekeo NTT Akta Pendirian Yayasan Nomor 58 Tanggal 16 Juni 2004 dan Nomor 42 Tanggal 12 Oktober 2004 melalui Notaris Albert Wilson Riwu Kore, SH Di Kupang dan Pengesahan Kementerian Hukum dan HAM No.C.929.HT.01.02.TH.2004 Tanggal 29 November 2004.

"Alasan pihak Kampus menunda Proses wisuda yakni sulitnya tahapan dalam proses akreditasi sesuai dengan syarat Badan Akreditasi Nasional. Penjamin keabsahan ijazah sesuai dengan ketentuan hukum, ijazah harus didukung dengan keabsahan Akreditasi. Jumlah mahasiswa, sudah enam angkatan, terhitung sejak tahun 2012 hingga 2018 total mahasiswa telah mencapai, 411 mahasiswa. Terhitung dengan yang akan diwisuda 130 orang lulusan," papar Prof. Mans.

Prof Mans mengaku dirinya ingin agar lulusan dari STKIP NBF Mbay berkualitas dan siap dipakai dipasar kerja. Artinya lembaga betul-betul melahirkan lulusan yang memiliki daya saing didunia kerja.

"Sedikit informasi tentang para wisudawan ini, program studi asal, PG-PAUD: 107 dan Bahasa Inggris :23 orang. Gender : 11 laki-laki : 119 perempuan. Predikat kelulusan : 18 (13,85) cumlaude/dengan pujian : 111 (85,38%) sangat memuaskan : 1 memuaskan (0,76%) . Rata-rat IPK 3,36; Rata- rata masa studi : 9 semester (4,5 tahun)," papar Prof. Mans Mandaru.(*)

Penulis: Gordi Donofan
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved