Berita Kabupaten TTS

Perhitungan Suara Ulang Mulai 3 Hingga 8 September

Komisi Pemilihan Umum ( KPU) Kabupaten TTS telah mengeluarkan jadwal perhitungan suara ulang Pilbup TTS

Perhitungan Suara Ulang Mulai 3 Hingga 8 September
POS KUPANG/DION KOTA
Suasana sosialisasi terkait putusan cela MK dan tahapan proses perhitungan suara ulang Pilbup TTS di kantor sekertariat KPU Kabupaten TTS 

Laporan Reporter POS KUPANG.COM,  Dion Kota

POS-KUPANG.COM|SOE-– Komisi Pemilihan Umum ( KPU) Kabupaten TTS telah mengeluarkan jadwal perhitungan suara ulang Pilbup TTS mulai dari tanggal 3 hingga 8 September mendatang.

Untuk itu, Jumat (31/8/2018) malam, KPU Kabupaten TTS melakukan sosialisasi terkait putusan cela MK dan tahapan proses perhitungan suara dengan cara mencocokan formulir model C 1 KWK berhologram dengan C1 Plano berhologram.

Dalam sosialisasi yang dipimpin oleh Plh KPU Kabupaten TTS, Yan Ati didampingi tiga komisioner KPU TTS lainnya tersebut, dihadiri ‎Calon Bupati TTS Ampera Seke Selan, Calon Bupati TTS, Obed Naitboho, Calon Wakil Bupati TTS, Alexander Kase dan Calon wakil bupati, Army Konay.

Nampak juga hadir dalam kegiatan tersebut, Dandim 1621 TTS Letkol Cpn Rhino Charles Tuwo dan Waka Polres TTS, Kompol Herman Bessie.

Dalam jadwal yang dibuat tersebut, terhitung tanggal 30 Agustus hingga 2 September, KPU Kabupaten TTS bersama Bawaslu, Polres TTS dan Kodim mempersiapkan segala sesuatu terkait proses perhitungan suara ulang tersebut.

Mulai dari memisahkan kotak suara Pilbup dan Pilgub, menyiapkan tenda, kursi, meja, LCD serta tatib pelaksanaan perhitungan suara ulang. Tanggal 3 hingga 8 Agustus dilakukan proses perhitungan suara ulang.

Tanggal 9 hingga 12 September, KPU Kabupaten TTS dan Bawaslu Kabupaten TTS akan menyusun laporan masing-masing terkait hasil perhitungan suara ulang tersebut. Tanggal 13 September, laporan hasil perhitungan suara ulang akan disampaikan ke Mahkamah Konstitusi.

" Untuk menghemat waktu saat perhitungan suara ulang, kita akan membagi proses perhitungan suara ulang dalam empat panel. Oleh sebab itu, setiap paslon kita batasi untuk mengutus delapan orang saksi yang diberikan mandat untuk mengikuti perhitungan suara ulang," ungkap Plh KPU Kabupaten TTS, Yan Ati.

Untuk memastikan proses perhitungan suara ulang berjalan dengan baik, lanjut Yan, KPU Kabupaten TTS akan memberikan batasan jarak kepada para saksi dengan memberikan garis police line.

Para saksi hanya diberikan kesempatan untuk melihat dan mendengar proses perhitungan suara ulang tersebut. KPU Kabupaten TTS tidak memberikan ruang untuk terjadinya perdebatan.

Apa bila dalam proses perhitungan suara ulang tersebut ditemukan adanya C1 Plano atau C1 KWK yang hilang atau tidak ditemukan, maka akan dimuat dalam berita acara perhitungan suara sebagai pertimbangan majelis hakim nantinya.

" Saya tegaskan, dalam proses perhitungan suara ulang dengan cara mencocokan format model C1 KWK dengan C1 Plano berhologram ini kita hanya melihat dan mencatat angka yang ada pada kedua model format tersebut. Angka tersebut akan kita laporkan kepada majelis hakim untuk menjadi bahan pertimbangan sebelum memutuskan perkara ini. Jadi tidak ada ruang untuk saksi paslon berdebat dalam proses perhitungan suara ulang ini," tegasnya. (*)

Penulis: Dion Kota
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved