Direkomendasikan Oleh FOSSBI Pusat

SSB Bintang Timur Atambua Ikut Singa Cup U-12 di Singapura

FOSSBI merekomendasikan SSB Bintang Timur Atambua untuk mengikuti turnamen U-12 Singa Cup di Singapura, November 2018.

SSB Bintang Timur Atambua Ikut Singa Cup U-12 di Singapura
Istimewa
SSB Bintang Timur Atambua 

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Meski gagal menembus fase grup, namun penampilan ciamik tim SSB Bintang Timur Atambua dalam Liga Pelajar U-12 Piala Menpora 2018 di Kalimantan Timur, 28-30 Agustus 2018 mampu mencuri perhatian. Federasi Sekolah Sepakbola Indonesia (FOSSBI) Pusat pun merekomendasikan tim asuhan Bert Pentury ini untuk mengikuti turnamen U-12 Singa Cup di Singapura, November 2018.

"Dalam rangka menindaklanjuti program pembinaan bagi pemain-pemain usia muda atau kelompok umur, maka kami pengurus Forum Sekolah Sepakbola Indonesia (FOSSBI) Pusat memberikan rekomendasi dan penunjukan bagi SSB yang memiliki potensi dan bakat atau talenta yang ingin mengembangkan diri melalui Turnamen Singa Cup U-12 2018 di Singapura pada November 2018. Kali ini kami menunjuk SSB Bintang Timur Atambua untuk mewakili FOSSBI," tulis Ketua Umum FOSSBI, HM Zuchli Imran Putra, SH, MH.

Atas penunjukkan ini, Pendiri SSB Bintang Timur Atambua, Fary Francis yang dihubungi, Jumat (31/8/2018), mengatakan, timnya siap berangkat. "Memang waktu di Balikpapan, anak-anak bermain cukup bagus. Serang terus, tapi tidak bisa cetak gol sehingga harus mengakui lawannya. Mungkin penampilan mereka dipantau sehingga direkomendasikan oleh FOSSBI Pusat. Kami siap kirim mereka," kata Fary.

Fary mengatakan, atas penampilannya, tim SSB Bintang Timur U-12 pada Jumat petang melakukan pertandingan persahabatan melawan tim Paguyuban NTT di Balikpapan. "Paguyuban NTT di sana sangat suka dengan permainan pemain kita. Mereka juga punya tim U-12, sehingga ajak untuk pertandingan persahabatan," kata Fary.

Terkait pengiriman ke Singa Cup, Fary mengatakan, sepulangnya dari Balikpapan, tim juara NTT U-12 ini akan langsung melakukan latihan. "Coach Bert dan para asistennya akan berusaha membenahi penampilan para pemain. Mereka akan dilatih secara khusus," kata Fary.

"Terlihat sekali kalau mereka kalah jam terbang. Untuk itu, kami juga akan menggelar event khusus untuk usia 12 tahun. Tujuannya agar mengasah jam terbang mereka sehingga saat menghadapi pertandingan resmi, sudah tidak gugup lagi," kata Fary. **

Penulis: Sipri Seko
Editor: Sipri Seko
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved