Berita Pendidikan

Mahasiswa Undana KKN di Desa Oemasi, Ini Yang Dilakukan!

KKN kali ini mengusung tema "Optimalisasi Desa Oemasi Sebagai Desa Yang Berwawasan Sehat".

Mahasiswa Undana KKN di Desa Oemasi, Ini Yang Dilakukan!
ISTIMEWA

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Apolonia M Dhiu

POS-KUPANG.COM|KUPANG - Pembelajaran hidup sehat perlu ditanamkan sejak usia dini kepada anak-anak. Hal ini dilakukan mahasiswa Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang pada Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Paud Munatuan, Desa Oemasi, Kabupaten Kupang.

Melalui program KKN Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (PPM) Undana, para mahasiswa memberikan sosialisasi kepada masyarakat dan anak Paud untuk selalu hidup sehat.

KKN kali ini mengusung tema "Optimalisasi Desa Oemasi Sebagai Desa Yang Berwawasan Sehat".

Baca: Ini Pesan Menteri PUPR kepada Relawan CPNS Bantu Masyarakat Lombok Pascagempa

Dosen pembimbing lapangan, Afrona E Lelan Takaeb, S.KM, MHID, kepada Pos Kupang di Kupang, Kamis (30/8/2018), mengatakan melalui program KKN-PPM yang dibiayai Kementrian Riset dan Teknologi (Ristek), Pendidikan Tinggi (Dikti), mashasiswa Undana dapat bekerja sama mengaplikasikan ilmu yang dimiliki untuk memberdayakan masyarakat, khsusnya Paud untuk berperilaku sehat untuk mencegah penyakit menular dan tidak menular.

Afrona, mengatakan, mahasiswa Undana yang melakukan KKN di Desa Oemasi, yakni Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM), Program Studi (Prodi) Kimia Fakultas Sains dan Teknik (FST) dan Fakultas Kedokteran Hewan.

Dia mengatakan, dengan menggunakan metode caramah, demonstrasi dan role play serta media laptop, lcd, poster dan banner, dan brand pemasaran kesehatan "Ayo biasakan hidup sehat sejak dini", mahasiswa melakukan promosi kesehatan di Paud Munatuan, Desa Oemasi.

Sosialisasi hidup sehat di Paud Munatuan dihadiri guru, orangtua dan siswa.

Baca: Operasikan Sukhoi Su-35 ! Personel TNI AU Ikut Kursus Intensif Bahasa Rusia

Menurut Afrona, perilaku sehat perlu ditanamkan sejak dini kepada anak Paud, seperti sarapan pagi, mandi, menggunakan jamban, menyikat gigi, memotong kuku, mencuci tangan, memantau berat badan, membersihkan lingkungan, pembelajaran pentingnya asuransi kesehatan dan mengontrol kesehatan secara teratur di fasilitas kesehatan (Faskes).

Dikatakannya, sosialisasi hidup sehat dilakukan karena masih banyak ditemukan kasus penyakit menular dan tidak menular di masyarakat yang sebenarnya dapat diminimalisir dengan berperilaku hidup sehat.

Halaman
12
Penulis: Apolonia M Dhiu
Editor: Apolonia Matilde
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help