Berita Kabupaten TTS

KPU TTS Batasi Saksi Paslon Untuk Ikuti Perhitungan Suara Ulang

KPU juga akan memberikan batasan jarak kepada masyarakat umum yang ingin menyaksikan proses perhitungan suara ulang tersebut.

KPU TTS Batasi Saksi Paslon Untuk Ikuti Perhitungan Suara Ulang
POS KUPANG/DION KOTA
Nampak mobil water canon milik Polres TTS terparkir di halaman depan kantor sekertariat KPU Kabupaten TTS

Laporan Reporter POS KUPANG.COM, Dion Kota

POS-KUPANG.COM|SOE -– KPU Kabupaten TTS membatasi jumlah saksi setiap pasangan calon saat menghadiri proses perhitungan ulang suara di kantor sekertariat KPU Kabupaten TTS. Setiap Paslon, hanya dibatasi untuk memberikan mandat saksi kepada tiga orang saksi.

Selain membatasi jumlah saksi, KPU juga akan memberikan batasan jarak kepada masyarakat umum yang ingin menyaksikan proses perhitungan suara ulang tersebut.

" Saksi setiap paslon kita batasi tiga orang. Sehingga total dari empat Paslon berarti ada 12 saksi. Untuk menjaga situasi perhitungan suara ulang berjalan dengan aman dan lancar, kita akan menentukan jarak bagi masyarakat umum untuk bisa menyaksikan proses perhitungan ulang ini dan akan dibatasi garis police line," ungkap

Komisioner KPU TTS, Yulius Efendi Litelnoni kepada pos kupang, Jumat ( 31/8/2018) melalui sambungan telepon.
Untuk mekanisme perhitungan ulang suara, dijelaskan Yulius, sesuai perintah majelis hakim MK, pihak KPU hanya akan mencocokan formulir model C 1 KWK berhologram dengan formulir model C 1 Plano berhologram.

Dimana, formulir model C1 Plano menjadi tolak ukurnya.

" Kita hanya akan mencocokan data yang ada di C1 KWK dengan C1 Plano berhologram apa sudah sama atau belum. Patokannya C1 Plano berhologram," jelasnya.

‎Ketua Divisi Penindakan Pelanggaran Pilkada, Panwaslu Kabupaten TTS, Demetris Pitai ‎yang dikonfirmasi pos kupang terpisah mengaku sudah mendapatkan undangan dari KPU Kabupaten TTS terkait sosialisasi tahapan perhitungan suara ulang. Sesuai undangan, sosialisasi akan digelar hari ini (Jumat, red) pukul 17.00 Wita.

Saat perhitungan ulang mendatang, selain mengerahkan kekuatan full Panwaslu Kabupaten TTS, juga akan ada tim supervisi dari Bawaslu NTT dan tim monitoring dari Bawaslu RI.

" Sesuai perintah MK, maka akan ada tim monitoring dari Bawaslu RI dan tim supervisi dari Bawaslu NTT. Kita berharap, proses perhitungan suara ulang ini bisa berjalan dengan baik," ujarnya.

Pantauan Pos kupang, Nampak anggota Polres TTS masih berjaga di kantor sekertariat KPU Kabupaten TTS. Mobil water canon milik Polres TTS nampak terparkir tapat di bagian pintu pagar masuk kantor KPU Kabupaten TTS.

Sebuah tenda Dinas Sosial nampak terparkir di halaman kantor KPU Kabupaten TTS yang digunakan untuk anggota Polres TTS. Kapolres TTS, AKBP Totok Mulyanto, DS, SIK menegaskan pihaknya siap mengamankan proses perhitungan suara ulang agar berjalan kondusif. Ia mengajak seluruh masyarakat TTS untuk sama-sama menjaga situasi agar tetap aman dan kondusif sehingga proses perhitungan suara berjalan dengan aman.

" Saat ini ada 100 personil kita yang berjaga di kantor KPU Kabupaten TTS. Saya pastikan situasi saat ini kondusif. Saya berharap masyarakat TTS bisa berpartisipasi aktif untuk menjaga agar situasi tetap kondusif sehingga proses perhitungan suara bisa berjalan dengan lancar," ajaknya. (*)

Penulis: Dion Kota
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved