Berita Manggarai Barat

Caleg Perempuan Tidak Boleh Merasa Sebagai Pelengkap Kuota

Caleg perempuan yang bertarung dalam pileg tidak boleh merasa sebagai pelengkap kuota keterwakilan perempuan tapi harus mempersiapkan diri

Caleg Perempuan Tidak Boleh Merasa Sebagai Pelengkap Kuota
pos kupang.com, servan mammilianus
Paulina Jenia anggota DPRD Mabar 

Laporan Reporter POS--KUPANG.COM Servatinus Mammilianus

POS--KUPANG.COM, LABUAN BAJO-Para Calon Legislatif (Caleg) dari kalangan perempuan yang nantinya akan ikut bertarung dalam Pemilu Legislatif, tidak boleh merasa sebagai pelengkap kuota keterwakilan perempuan tetapi harus bisa mempersiapkan diri dan bekerja keras untuk meyakinkan semua pemilih sehingga benar-benar akan terpilih.

Baca: Penjabat Gubernur NTT Letak Batu Pertama Pembangunan Rumah Joni Kala

Demikian yang disampaikan oleh satu-satunya anggota DPRD perempuan di Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) Paulina Jenia, kepada POS--KUPANG.COM, Jumat (31/8/2018) saat ditemui di Kantor DPRD Mabar.

“Jangan sampai beranggapan sebagai pelengkap tetapi memang perempuan memiliki kemampuan yang sama hebatnya dengan laki-laki. Harus punya komitmen yang kuat untuk bekerja keras meyakinkan pemilih agar nanti akan terpilih untuk ikut bersama-sama memperjuangkan kepentingan masyarakat,” kata Paulina yang kini menjadi Bakal Caleg DPRD Provinsi NTT.

Sebelumnya diberitakan, sebanyak 148 orang perempuan di Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), menjadi Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) dan sudah ditetapkan dalam Daftar Calon Sementara (DCS) oleh KPU setempat.

"Awalnya saat pengajuan Bacaleg oleh Partai Politik, jumlah perempuan sebanyak 151 orang dan laki-laki 282 orang sehingga totalnya 433 Bacaleg. Pada saat perbaikan, laki-laki menjadi 281 dan perempuan 148 orang sehingga totalnya 429 orang," kata salah satu komisioner KPU Mabar Robertus V Din, didampingi Ketua KPU Hironimus Suhardi dan dua komisioner lainnya.

Mereka ditemui di lantai satu Kantor KPU Mabar, Selasa (14/8/2018).

Dari 429 orang Bacaleg itu kata dia, hanya 426 yang dinyatakan Memenuhi Syarat (MS) sehingga ditetapkan dalam DCS. Sedangkan tiga orang lainnya dinyatakan Tidak Memenuhi Syarat (TMS) sehingga tidak ditetapkan dalamDCS. Ketiga orang tersebut semuanya laki-laki.(*)



Penulis: Servan Mammilianus
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help