Berita Kabupaten Ende

Bawaslu Ende Terima Dua Pengaduan Terkait Bacaleg

Bawaslu Kabupaten Ende menerima dua pengaduan dari Parpol terkait n keberadaan Bacaleg DPRD Kabupaten Ende dari Partai Berkarya dan PBB

Bawaslu Ende Terima Dua Pengaduan Terkait Bacaleg
romualdus pius
Anggota Panwaslih Kabupaten Ende, Natsir Koten 

Laporan Reporter Pos Kupang.Com, Romualdus Pius

POS-KUPANG.COM,ENDE—Bawaslu Kabupaten Ende menerima dua pengaduan atau laporan dari Parpol terkait dengan keberadaan para Bakal Calon Anggota Legislatif (Bacaleg) DPRD Kabupaten Ende masing-masing dari Partai Berkarya dan Partai Bulan Bintang (PBB).

Ketua Bawaslu Kabupaten Ende, Natsir Koten mengatakan hal itu kepada Pos Kupang.Com, Jumat (31/8/2018) ketika dikonfirmasi perihal pengaduan terkait Bacaleg yang diterima oleh Banwaslu Kabupaten Ende.

Baca: Polisi Buser Polsek Buru Pelaku Begal Jalan Baru Alak-Kota Kupang

Natsir Koten menjelaskan bahwa dari dua pengaduan tersebut satu pengaduan dari Partai Berkarya dibawa ke ranah Adjukasi oleh Bawaslu Kabupaten Ende sedangkan satu pengaduan lainnya diselesaikan di tingkat Bawaslu setelah dilakukan mediasi oleh Bawaslu Kabupaten Ende.

Sedangkan pengaduan dari Partai Bulan Bintang diselesaikan di tingkat mediasi oleh Bawaslu Kabupaten Ende sehingga tidak dilanjutkan ke tahap adjukasi,ujar Natsir.
Natsir mengatakan Partai Berkarya Kabupaten Ende pada aduan yang pertama mengadukan terkait ditolak atau tidak ditetapkannya, Yohanes Marianus Kota SE oleh KPU Kabupaten Ende dalam DCS yang telah diumumkan oleh KPU Kabupaten Ende beberapa waktu lalu.

“Yang bersangkutan (Yohanes M Kota-red) mengadu ke Bawaslu karena tidak ditetapkan dalam DCS oleh KPU,”kata Natsir.

Menyikapi pengaduan oleh Yohanes M Kota ujar Natsir ujar Natsir, Bawalsu Kabupaten Ende mengambil langkah dengan melakukan mediasi dengan menghadirkan KPU sebagai pihak teradu dan Partai Berkarya selaku pengadu namun demikian dalam tahap mediasi tidak ditemukan titik temu sehingga dilanjutkan ke tahap adjukasi.

“Sudah dua kali siding dan pada tanggal 3 September 2018 nanti akan dilanjutkan dengan keputusan dari proses persidangan itu,”kata Natsir.

Sedangkan mengenai pengaduan dari Partai PBB jelas Natsir diselesaikan pada tahap mediasi yang menghadirkan KPU Kabupaten Ended an juga Partai PBB Kabupaten Ende.

Natsir mengatakan khusus untuk Partai PBB ada caelg yang bermasalah soal ijazah dan surat keterangan dari Pengadilan dan ada juga yang merupakan mantan napi korupsi sehingga caleg-caleg tersebut tidak ditetapkan dalam DCS oleh KPU Kabupaten Ende.

Halaman
12
Penulis: Romualdus Pius
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help