Berita Nasional

Sore Ini, Bawaslu Putuskan Kelanjutan Kasus Dugaan Mahar Politik Sandiaga

Bawaslu akan menggelar rapat pleno terkait keputusan kelanjutan kasus dugaan mahar politik yang melibatkan bakal calon wakil presiden Sandiaga Uno

Sore Ini, Bawaslu Putuskan Kelanjutan Kasus Dugaan Mahar Politik Sandiaga
KOMPAS.com/Reza Jurnaliston
Anggota Bawaslu RI, Ratna Dewi Pettalolo, saat ditemui di Kantor Bawaslu, Jakarta, Senin (25/6/2018). 

POS-KUPANG.COM | JAKARTA - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) akan menggelar rapat pleno terkait keputusan kelanjutan kasus dugaan mahar politik yang melibatkan bakal calon wakil presiden Sandiaga Uno, Kamis (30/8/2018) sore.

"(Pleno) nanti setelah rapat dengar pendapat (RDP) dengan DPR. Jadi hari ini insya Allah," kata Komisioner Bawaslu, Ratna Dewi Pettalolo di kompleks DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (30/8/2018).

Ratna mengungkap, bagian tindak lanjut pelanggaran (TLP) Bawaslu sudah menuntaskan kajian kasus tersebut. Namun demikian, keputusan mengenai kelanjutan kasus akan ditentukan dalam pleno.

Baca: Indonesia Akan Bangun 2.000 Rumah Rakyat di Namibia

"Apakah pleno setuju atau enggak dengan kajiannya, kan putusan tertinggi di pleno," terangnya.

Nantinya, hasil kajian dan keputusan pada pleno akan disampaikan ke publik. Sedianya, rapat pleno terkait keputusan kelanjutan kasus mahar politik digelar pada Rabu (29/8/2018). Namun, Bawaslu terpaksa menundanya lantaran hasil kajian belum selesai.

Sebelumnya, Andi Arief membuat pernyataan di akunTwitter pribadinya yang menuai kehebohan publik, Rabu (8/8/2018) malam. Andi menuding Sandiaga Uno, yang kala itu menjabat Wakil Gubernur DKI Jakarta, memberikan uang masing-masing Rp 500 miliar kepada dua partai koalisi Partai Gerindra, yakni PAN dan PKS.

Uang tersebut diduga sebagai mahar agar Sandiaga dipilih Prabowo Subianto menjadi calon wakil presiden. Andi mengaku diperintah partainya untuk bicara mengenai dugaan mahar tersebut.

Andi pun merasa tidak takut jika pernyataannya di Twitter berujung pada konsekuensi hukum. Buntut dari pernyataan Andi, Federasi Indonesia Bersatu melaporkan dugaan kasus mahar politik yang dilakukan bakal cawapres Sandiaga Uno ke Bawaslu, Selasa (14/8/2018). (*)

Editor: Kanis Jehola
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved