Berita Kota Kupang

Orangtua Bangun Satu Ruang Belajar di SMA Negeri 3 Kupang

Sejumlah orangtua calon peserta didik baru tampak berkumpul disalah satu sudut Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 3 Kota Kupang.

Orangtua Bangun Satu Ruang Belajar di SMA Negeri 3 Kupang
pos kupang.com, gecio viana
Suasana kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di area parkiran SMAN 3 Kota Kupang. Rabu (18/7/2018) siang 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Tommy Mbenu Nulangi

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Sejumlah orangtua calon peserta didik baru tampak berkumpul disalah satu sudut Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 3 Kota Kupang. Disana ada satu tempat yang kosong dan mereka duduk sambil berdiskusi disitu

Sebagian orangtua lainnya ada yang menanam kayu dilahan yang mereka tempati itu. Mereka menanam kayu untuk dijadikan sebagai patokan fondasi ruang kelas yang akan mereka bangun. Mereka membangun sendiri ruangan belakar karena disekolah itu sudah tak ada ruangan lagi.

Kepada POS-KUPANG.COM, Ketua Koordinator Robi Ledoh mengatakan, pihaknya sudah tidak ingin berpolemik panjang. Sebab sebagai orangtua, dirinya menginginkan bahwa semua anak-anak dapat bersekolah dengan baik.

Baca: Warga Kiritana Minta Pemkab Sumba Timur Bantu Perahu Karet

"Kebetulan ada salah satu orangtua murid bertemu dengan kami mengatakan dia siap membantu kami sehingga kami tidak usah membuang waktu dan biaya lagi," kata Robi di SMA Negeri 3 Kupang, Kamis (30/8/2018).

Kemungkin, kata Robi, nanti ruangan yang akan dibangun adalah ruangan yang paling mewah disekolah itu karena donatur tersebut berjanji akan memasang AC dalam ruangan tersebut.

" Jadi ruangan ini saya pasang AC, jadi kemungkinan ruangan baru ini paling mewah disekolah ini. Dan yang terpenting semua anak ini dapat sekolah di sekolah ini," katanya.

Robi menambahkan, saat ini pihaknya tidak menyalahkan kepala SMA Negeri 3 Kupang, karena memang sudah tidak ada ruangan lagi yang dapat ditempati diaekolah tersebut.

" Karena ada salah satu orang tua murid yang sudah siap membantu dan dia iklas membamtu yang penting anak-anak sekolah di sini. Dan ibu ini bilang jangan kan bangun satu bangun tiga ruangan sayapun mampu," ungkap Robi mengutip ungkapan donatur.

Robi mengatakan, dirinya bersyukur juga karena perjuangan ini berhasil, sebab Tuhan telah mebuka jalan karena ada orang yang melihat dan ingin membantu.

" Kami sudah survei semua disekolah ini, dan memang tidak ada ruangan yang kosong. Dan itu juga sudah disampaikan oleh ibu kepsek bahwa memang tidak ada ruangan yang kosong," jelasnya.

Robi mengungkapkan, saat ini waktu sangat mendesak karena anak-anak ini mau sekolah, sehingga Kepala Sekolah memberikan ruangan laboratorium kesenian untuk anak-anak melakukan kegiatan belajar mengajar.

" Sebagai orang tua kami sepakat bahwa hari senin ini mereka masuk sambil menunggu gedung baru ini dibangun. Jadi anak-anak ini belajar tahan di laboratorium kesenian," ungkap Robi. (*)

Penulis: Thomas Mbenu Nulangi
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved