Berita Regional

Mabes Polri Dibantu Polres Konawe Gagalkan Penyelundupan 5 Kg Sabu di Kendari

Petugas Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Mabes Polri dibantu tim khusus Reskrim Polres Konawe berhasil mengungkap sindikat narkotika

Mabes Polri Dibantu Polres Konawe Gagalkan Penyelundupan 5 Kg Sabu di Kendari
KOMPAS.com/Foto dokumen Humas Polda Sultral
Petugas kepolisian menunjukkan sabu dalam beberapa sachet di rumah pemilik 5 kilogram sabu di Kendari. 

POS-KUPANG.COM | KENDARI - Petugas Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Mabes Polri dibantu tim khusus Reskrim Polres Konawe berhasil mengungkap sindikat narkotika jenis sabu sebanyak 5 kilogram. Polisi juga mengamankan tiga orang tersangka dalam kepemilikan sabu tersebut.

Pengungkapan narkoba lintas provinsi ini menggunakan modus pengiriman melalui jasa penitipan cepat PT Tiki.

Barang haram itu berasal dari Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) dengan tujuan Kendari dan penerima atas nama Hendrik, salah seorang pengusaha tambang beralamat di Jalan Salemba, Punggolaka, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) pada Selasa (28/8/2018).

Baca: Pangdam Udayana Pimpin Sidang Pemilihan Penerimaan Bintara dari Pulau Terluar

Kabid Humas Polda Sultra, AKBP Harry Goldenhart membenarkan adanya penangkapan ketiga tersangka tersebut.

Harry menjelaskan, awalnya Tim Narkoba Mabes Polri meminta bantuan kasat Reskrim Polres Konawe sehubungan ada pengusaha berinisial HND menerima kiriman sabu dari Batam, Provinsi Kepri, menggunakan salah satu jasa pengiriman yang beralamat di Jalan Sam Ratulangi, Kecamatan Mandonga, Kendari.

Petugas kepolisian turun ke kantor jasa pengiriman yang dimaksud, dan benar saja polisi menemukan barang bukti 5 kilogram sabu.

Selanjutnya, polisi meminta karyawan PT Tiki untuk menghubungi si pemilik paket tersebut. Tidak lama kemudian datanglah dua orang yang diketahui sebagai kurir berinisial ADR dan ALW.

Kata Harry, keduanya diamankan dan diperintahkan untuk menuju ke alamat penerima yang juga rumah si pemilik sabu HND yang beralamat di Jalan Salemba, samping Rumah Tahanan (Rutan) Punggolaka, Kendari.

"Ketiga tersangka diamankan dan selanjutnya dibawa ke Mabes Polri, termasuk barang bukti sabu 5 kilogram, untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya," jelas Kabid Humas Polda Sultra yang dikonfirmasi, Kamis (30/8/2018).

Para tersangka akan dijerat hukuman pidana penjara paling singkat 4 tahun dan paling lama 12 tahun karena melanggar Undang-undang Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika. (*)

Editor: Kanis Jehola
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved