Berita Manggarai

Kepala Yuventus Remuk Saat Menebang Kayu di Hutan

Nasib sial menimpa Yuventus Balung (25), warga Kampung Wotok, Desa Riung, Kecamatan Cibal, Kabupaten Manggarai, Kamis (30/8/2018) siang.

Kepala Yuventus Remuk Saat Menebang Kayu di Hutan
POS-KUPANG.COM/Aris Ninu
Yuventus Balung 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Aris Ninu

POS-KUPANG.COM | RUTENG - Nasib sial menimpa Yuventus Balung (25), warga Kampung Wotok, Desa Riung, Kecamatan Cibal, Kabupaten Manggarai, Kamis (30/8/2018) siang.

Yuventus yang sedang bersama tiga rekannya menebang kayu jati di Lingko Sambi, Kampung Ngancar, Desa Waerenca, Kecamatan Cibal Barat, tewas setelah kepalanya tertindih pohon jati yang tumbang karena dipotong mesin chain saw oleh Stanislaus Nangkur (32), warga Kampung Kolong, Desa Waerenca.

Kepala Yuventus yang terkena pohon jati membuat darah segar keluar cukup banyak. Apalagi kayu yang menindihnya cukup besar.

Baca: Mabes Polri Dibantu Polres Konawe Gagalkan Penyelundupan 5 Kg Sabu di Kendari

Kapolres Manggarai, AKBP Cliffry Steiny Lapian, SIK melalui Kasubag Humas Polres Manggarai, Ipda Daniel Djihu kepada POS-KUPANG.COM di Ruteng, Kamis (30/8/2018) malam menjelaskan, korban bersama tiga rekannya masing-masing Arnoldus Pantur, Anglus Dahom dan Kamelus Harum pada Kamis (30/8/2018) siang bersama Stanislaus yang memotong kayu milik Arnoldus Pantur Lingko Sambi. Korban berperan memegang tali yang telah di ikat pada pohon jati yang sedang di chain saw oleh Stanislaus.

"Kemudian kayu tersebut jatuh dan menindas korban pada bagian kepala sehingga korban meninggal dunia di TKP. Menurut kesimpulan sementara dokter yang melakukan VER menerangkan korban meninggal karena Syok Hipo Volemik/perdarahan. Saat ini korban disemayamkan di rumah rumah Jon Daho di Kampung Wotok, Desa Riung, Kecamatan Cibal, Kabupaten Manggarai," ujar Daniel.

Ia menjelaskan, kalau sampai saat ini Stanislaus yang memegang mesin chain saw langsung kabur begitu korban tewas.

"Waktu kejadian sekitar pukul 12.00 wita, lalu anggota piket mendapat informasi dari saksi Kamelus sekitar pukul 14.00 wita lalu anggota piket Polsek Cibal langsung berangkat menuju TKP dan tiba di TKP sekitar pukul 15.30 wita. Setelah tiba di TKP maka langsung olah TKP dan kordinasi dengan Dokter Puskesmas Golo Woi untuk melakukan VER di sekitar TKP yakni di rumah Arnoldus Pantur. Pukul 16.30 wita dokter tiba di TKP dan langsung melakukan pemeriksaan dan selesai pukul 17.20 wita. Sekitar pukul 18.00 wita, anggota bersama keluarga mengantar jenazah korban menuju rumah orang tuanya dan tiba di rumah duka pukul 18.45 wita," ujar Daniel.

Ia menambahkan pemegang chain saw masih melarikan diri tapi senshornya sudah diamankan polisi. (*)

Penulis: Aris Ninu
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved