Berita Nasional

Indonesia Raih 30 Emas, Roy Suryo Ingatkan Semua Pihak Tak Jumawa

Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga, Roy Suryo meminta semua pihak tak jumawa atas pencapaian atlet Indonesia meraih 30 medali emas

Indonesia Raih 30 Emas, Roy Suryo Ingatkan Semua Pihak Tak Jumawa
KOMPAS.com/KRISTIANTO PURNOMO
Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo dan Presiden Persekutuan Pencak Silat Antarbangsa (Persilat), Prabowo Subianto memberikan medali pada pesilat putri Indonesia Wita Wewey pada pertandingan partai final pencak silat Asian Games 2018 di Padepokan Pencak Silat, TMII, Jakarta, Rabu (29/8/2018). 

POS-KUPANG.COM | JAKARTA - Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga, Roy Suryo meminta semua pihak tak jumawa atas pencapaian atlet Indonesia yang sejauh ini sudah meraih 30 medali emas di ajang Asian Games 2018.

Roy mengingatkan, sebagai tuan rumah, Indonesia mempunyai keuntungan untuk mengusulkan sepuluh olahraga yang tak dipertandingkan di olimpiade (non-olympic), seperti pencak silat, paralayang dan jet ski.

Dari cabang pencak silat saja, Indonesia berhasil memborong 14 emas atau hampir separuh dari total emas Indonesia.

Baca: Soal Dugaan Aliran Dana Suap PLTU Riau-1, ICW Tantang Golkar Buka Laporan Keuangan

"Coba bayangkan kalau Asian Games ini tidak didukung oleh cabor pencak silat dan ke-9 cabor non-olympic lainnya, apa jadinya?," kata Roy dalam keterangan tertulisnya, Kamis (30/8/2018).

"Ini sekaligus juga warning bagi kita agar jangan cepat puas dan berbangga diri apalagi jadi jumawa atas hasil Asian Games sekarang," tambah Wakil Ketua Umum Partai Demokrat ini.

Roy menyampaikan hal ini karena melihat ada upaya menjadikan capaian Asian Games 2018 sebagai ajang pencitraan politik untuk kepentingan Pilpres 2019.

Menurut dia, mulai tampak upaya-upaya memperbandingkan dengan hasil-hasil Asian Games Indonesia tahun sebelumnya.

"Sangat tidak logis, karena selain tidak apple to apple secara jumlah atlet dan cabor yang dipertandingkan, juga karena memang posisi tuan rumah selalu menguntungkan," ujarnya.

Ia mencontohkan saat Indonesia menjadi Penyelenggara Sea Games tahun 2011 di Jakarta dan Palembang, Indonesia meraih juara umum.

Hasil yang sama juga diraih Indonesia saat menjadi tuan rumah Islamic Solidarity Games 2014 yang diikuti oleh negara-negara Anggota Organisasi Kerjasama Islam (OKI), dimana saat itu Roy menjabat sebagai Menpora.

Roy sekaligus mengklarifikasi pernyataannya sebelum Asian Games 2018, yang sempat pesimis Indonesia berhasil mencapai target yang ditetapkan.

Menurut Roy, pesimismenya itu berdasarkan target yang ditetapkan Satlak Prima, yakni 31 emas. Bukan 16 emas seperti yang ditetapkan pemerintah.

Ia juga mengaku sengaja melontarkan pernyataan bernada pesimis itu untuk memacu atlet Indonesia berjuang lebih keras.

"Dan Alhamdulillah hari ini sudah hampir tercapai, kita patut bangga atas capaian tersebut," ujarnya. (*)

Editor: Kanis Jehola
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved