Berita NTT

Besok, KPU NTT Bahas Hitung Ulang Pilkada TTS

KPU NTT akan membahas proses hitung ulang pilkada TTS dengan KPU TTS. Upaya ini menyusul‎ putusan MK atas sengketa Perselisihan Hasil Pemilihan (PHP)

Besok, KPU NTT Bahas Hitung Ulang Pilkada TTS
POS KUPANG/OBY LEWANMERU
Ketua KPU NTT, Maryanti Luturmas Adoe

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru

POS-KUPANG.COM/KUPANG --- KPU NTT akan membahas proses hitung ulang pilkada TTS dengan KPU TTS. Upaya ini dilakukan menyusul‎ putusan Mahkamah Konstitusi ‎(MK) atas sengketa Perselisihan Hasil Pemilihan (PHP) pilkada di Kabupaten TTS.

Informasi yang diperoleh POS-KUPANG.COM, di KPU NTT, Kamis (30/8/2018), menyebutkan, KPU NTT akan melakukan koordinasi secara khusus dengan KPU TTS untuk membahas pelaksanaan hitung ulang pada 921 TPS di TTS.

Baca: Pendaftaran CPNS 2018-Beredar di Medsos Daftar Nama Tenaga Honor yang Lolos. ini Keterangan Resmi

Pembahasan ini melalui rapat koordinasi dengan KPU TTS. Rencana koordinasi itu akan dilakukan pada Jumat (31/8/2018).

Kebetulan pada Jumat (31/8/2018) juga akan dilakukan pleno Daftar Pemilih Tetap (DPT) untuk pileg 2019.

Ketua KPU NTT, Maryanti Luturmas Adoe yang dikonfirmasi, membenarkan rencana pertemuan khusus dengan KPU TTS.

Menurut Maryanti, KPU NTT akan melakukan koordinasi dengan KPU TTS untuk pelaksanaan hitung ulang di TTS.

"Kami segera koordinasi dengan KPU TTS untuk proses hitung ulang dan rencana koordinasi digelar pada Jumat (31/8/2018), setelah KPU TTS kembali dari Jakarta," kata Maryanti.

Dikatakan, pada saat sidang putusan MK, komisioner KPU TTS juga mengikuti sidang di MK, sehingga pihaknya menunggu setelah KPU TTS sudah kembali barulah digelar koordinasi.

Sementara ‎ Koordinator Divisi Pencegahan dan Hubungan Antar Lembaga, Bawaslu NTT, Jemris Fointuna secara terpisah mengatakan, Bawaslu NTT sudah berkoordinasi dengan Bawaslu TTS guna tetap mengikuti dengan cara memperketat pengawasan semua kegiatan yang ada kaitannya dengan proses hitung ulang.

Menurut Jemris, dalam sengketa pilkada TTS tahun 2018, MK telah memberi putusan, yakni memerintahkan kepada KPU TTS untuk melakukan penghitungan ulang C1 hologram dan membandingkan dengan C1 plano berhologram.

"Penghitungan ulang ini akan dilakukan di 921 TPS. Perhitungan ini dilakukan selama 14 hari setelah putusan dibacakan. Karena itu, kami segera koordinasi agar pengawasan oleh Bawaslu TTS ditingkatkan," kata Jemris.

Dia menjelaskan, Bawaslu NTT akan melakukan supervisi terhadap proses hitung ulang dalam rangka memastikan bahwa yang dihitung itu adalah C1 KWK dan CW KWK plano yang berhologram.

"Selain itu, kita harapkan bahwa putusan itu dilakukan atau proses perhitungan harus dilakukan 14 hari sejak putusan MK dibacakan," katanya.

Untuk diketahui di TTS terdapat 921 TPS yang tersebar di 32 kecamatan dan 278 desa /kelurahan. Sementara jumlah pemilih tetap di TPS sebanyak 280.721 pemilih.
‎Dalam pilkada tahun 2018, paslon di TTS yang mengajukan PHP adalah paslon nomor urut 2, Drs. Obet Naitboho,M.Si - Alexander Kase, S.Pd.K. (*)

Penulis: Oby Lewanmeru
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved