Berita Nasional

Tim Kampanye Nasional Optimistis Emak-emak Masih Pilih Jokowi

Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Abdul Kadir Karding, optimistis kaum ibu tetap mendukung Jokowi

Tim Kampanye Nasional Optimistis Emak-emak Masih Pilih Jokowi
KOMPAS.com/Ihsanuddin
Presiden Joko Widodo mengunjungi pondok pesantren An Nawawi di Balaraja, Serang, Banten, Rabu (14/3/2018). 

POS-KUPANG.COM | JAKARTA - Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Abdul Kadir Karding, optimistis kaum ibu tetap mendukung Jokowi untuk terpilih kembali pada Pilpres 2019.

Ia menegaskan, koalisi merasa tak terancam jika kubu pesaing juga berupaya menggaet dukungan ibu-ibu.

"Enggak (khawatir). Hasil survei, emak-emak masih pilih Jokowi," kata Abdul di Rumah Cemara 19, Jakarta, Selasa (28/8/2018).

Baca: Jokowi-Maruf Siap Debat soal Perekonomian Indonesia dengan Prabowo-Sandi

Ia menuturkan, Jokowi sebelumnya juga sudah memiliki sejumlah kelompok relawan dari kalangan perempuan. Abdul optimistis keberadaan relawan perempuan mampu mendongkrak perolehan suara bagi Jokowi-Ma'ruf.

"Kan udah ada, misalnya Super Jokowi, Suara Perempuan Jokowi. Ada banyak relawan lah," katanya.

Abdul juga tak khawatir jika kubu pesaing mempromosikan jargon keberpihakan terhadap ibu-ibu.

Koalisi, kata dia, juga tak khawatir gerakan tagar seperti #2019GantiPresiden melemahkan elektabilitas Jokowi.

Menurut dia, kaum ibu membutuhkan program-program kerja yang jelas, nyata, dan bermanfaat bagi mereka. Jargon keberpihakan terhadap ibu-ibu dan tagar tersebut dinilainya hanya simbol politik semata.

"Yang dijual itu simbol yang enggak bikin kenyang. Enggak bikin bahagia. Baik hashtag ganti presiden maupun (jargon keberpihakan) emak-emak itu, enggak bikin senang, enggak bikin bahagia. Kalau mau jual itu program dan kerja prestasi. Jangan jualan jargon, ilusi," kata dia.

Sebelumnya Sandi pernah mengatakan, begitu banyak partai, tetapi belum ada partai emak-emak yang memikirkan nasib para ibu di Indonesia. Oleh karenanya, ia mengklaim akan membuat harga pangan stabil.

"Dari semua partai, yang belum ada partai emak-emak, kami ingin berjuang untuk partai emak-emak, kami ingin harga-harga terjangkau, harga pangan stabil, dan kami ingin percepatan pembangunan dengan yang bersih," tutur Sandi kata Sandi di gedung KPU, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (10/8/2018). (*)

Editor: Kanis Jehola
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved