Berita Regional

Tiba-tiba Marah Saat Antar Sekolah, Suami Lukai Istri dan Anak Tiri

Perbuatan sadis dilakukan Irawan (38) terhadap istrinya, Kanik (39), serta anak tirinya DS (12).

Tiba-tiba Marah Saat Antar Sekolah, Suami Lukai Istri dan Anak Tiri
Kompas.com/DIDIE SW/dok
Ilustrasi duel siswa 

POS-KUPANG.COM | PALEMBANG - Perbuatan sadis dilakukan Irawan (38) terhadap istrinya, Kanik (39), serta anak tirinya DS (12).

Irawan membacok keduanya secara membabi buta hingga harus dilarikan ke rumah sakit lantaran mengalami luka serius.

Kejadian berlangsung di rumah kontrakan Irawan dan Kanik di Simpang Rajo RT 20 RW 5, Kelurahan Handayani Mulia, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan, Rabu (29/8/2018).

Baca: 1 dari 5 Perompak Setan Botak yang Bunuh Bripka Faisal Dilaporkan Tewas

Mulanya, korban Kanik hendak mengantarkan DS ke sekolah dengan menggunakan sepeda motor. Tiba-tiba Irawan marah dan melarang istrinya mengantarkan DS.

Kanik kemudian marah hingga mereka bertengkar. Mendadak pelaku masuk ke dalam rumah dan mengambil parang dan langsung membacok tubuh korban.

DS yang menjerit ketakutan melihat ibunya dianiaya oleh bapak tirinya itu, mencoba melerai. Namun, Irawan malah kembali mengayunkan parang ke arah DS dan keduanya terkapar bersimbah darah.

Pelaksana harian Kapolsek Talang Ubi, Iptu Roni Hermawan mengatakan, para tetangga korban yang melihat kejadian tersebut langsung melarikan Kanik dan DS menuju ke rumah sakit setempat.

Sedangkan Irawan, melarikan diri lantaran ketakutan dikeroyok warga atas perbuatannya itu.

"Setelah dilakukan olah TKP dan keterangan para saksi, pelaku akhirnya ditangkap tak jauh dari lokasi kejadian karena mencoba melarikan diri," imbuh Roni.

Roni mengungkapkan, tersangka Irawan kini ditahan untuk diperiksa lebih lanjut atas ulahnya tersebut. Kejiwaan pria yang berprofesi sebagai petani itupun akan ikut diperiksa.

"Dugaan sementara, pelaku marah karena istrinya hendak mengantarkan anak tirinya sekolah," ungkapnya.

"Penyebabnya belum tahu kenapa melarang, karena pelaku masih dalam pemeriksaan. DS mengalami luka bacok di lengan karena mencoba melerai, sedangkan istrinya terdapat lima luka bacokan," tuturnya. (*)

Editor: Kanis Jehola
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help