Berita NTT

Robert Simbolon Minta Elemen Masyarakat Waspada Radikalisme dan Terorisme

Penjabat Gubernur NTT, Dra. Robert Simbolon, MPA minta seluruh elemen masyarakat NTT mewaspadai masuknya paham radikalisme di wilayah NTT

Robert Simbolon Minta Elemen Masyarakat Waspada Radikalisme dan Terorisme
pos kupang.com, oby lewanmeru
Kepala Kesbangpol NTT, Dra. Sisilia Sona mengalungkan salempang kepada Letkol Laut, Setyo Pranowo, SH,MM dari BNPT ‎pada Kegiatan Literasi Digital yang digelar oleh Forum Kordinasi Pencegahan Terorisme (FPKT) NTT di Swiss Belinn Kristal, Rabu (29/8/2018). 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru

POS-KUPANG.COM/KUPANG -- Penjabat Gubernur NTT, Dra. Robert Simbolon, MPA meminta seluruh elemen masyarakat NTT agar mewaspadai masuknya paham-paham radikalisme di wilayah NTT.

Permintaan Robert ini disampaikan dalam pada acara Literasi Digital sebagai upaya pencegahan radikalisme dan terorisme di masyarakat.

Baca: Filio Deno Siswa SMAK St. Fransiskus Xaverius Ruteng Wakili NTT di O2SN tingkat Nasional

Acara ini digelar oleh Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) belerjasama dengan ‎Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FPKT) Provinsi NTT .
Kegiatan ini berlangsung di Hotel Swiss Belinn Kristal, Rabu (29/8/2018).
‎Acara ini dengan Tema Saring sebelum sharing.

Sambutan Robert ini dibacakan oleh Ketua FKPT NTT, Dra. Sisilia Sona.
Menurut Robert, ‎ saat ini semua pihak perlu mewaspadai karena paham radikalisme sudah masuk ke komunitas -komunitas masyarakat.
"‎NTT terletak sangat strategis

1000 lebih pulau, ada yang belum berpenghuni.Ini membuka peluang bisa masuk radikalisme, bisa masuk lewat pesisir pantai yang terbuka," kata Robert.

Dia menjelaskan, kondisi ini ‎menjadi tantangan masyarakat NTT, namun jika masyarakat bersatu menangkal masuknya paham ini, maka NTT akan aman.
"Paham ini sudah menjadi maslaah global, tidak ada batas. Hampir semua bangsa di dunia sudah penah mengalami aksi ini," katanya. (*)

Penulis: Oby Lewanmeru
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help