Berita Provinsi NTT

Pengiriman Sapi dari NTT Melalui Kapal Tol Laut Capai 49.057 Ekor

Provinsi NTT telah mengirim 49.057 ekor sapi melalui kapal tol Laut, KM Camara Nusantara.

Pengiriman Sapi dari NTT Melalui Kapal Tol Laut Capai 49.057 Ekor
POS KUPANG/HERMINA PELLO
Kepala Dinas Peternakan Provinsi NTT, Ir Danny Suhadi 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Adiana Ahmad

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Provinsi NTT telah mengirim 49.057 ekor sapi melalui kapal tol Laut, KM Camara Nusantara.

Sapi dari NTT yang menggunakan kapal tol laut ini dikirim melalui Pelabuhan Tenau Kupang, Wini-Kabupaten TTU, Atapupu, Kabupaten Belu dan Waingapu, Kabupaten Sumba Timur. Sementara untuk daerah Flores msih dalam proses negosiasi.

Hal itu dikatakan Kepala Dinas Peternakan Provinsi NTT, Danny Suhadi ketika ditemui di ruang kerjanya, Rabu (29/8/2018).

Baca: Atlet Pencak Silat Asal Garut Panen Medali Emas, Ini Hadiah dari Warga

Danny mengatakan, pengiriman ternak dari NTT dalam program tol laut menggunakan tiga kapal dan kadang-kadang empat kapal dengan frekuensi dua kali dalam sebulan.

"Kita sudah berkali-kali kirim sapi dari NTT dengan kapal tol laut. Menggunakan tiga armada terkadang empat kapal. Satu kapal kapasitas 500 ratus ekor per sekali angkut. Dimuat dengan kapal Camara Nusantara. Untuk saat ini sapi dari NTT yang diangkut kapal tol laut baru dari Kupang, Atapupu, Wini dan Waingapu. Ke depan pelabuhan pemuatan tergantung permintaan," kata Danny.

Danny mengungkapkan, total ternak yang sudah dikirim dari NTT menggunakan tol laut per 23 Agustus 2018, sebanyak 49.057 ekor sapi, Kerbau 2.410 dan kuda 3.163 ekor, dengan daerah tujuan, Kalimantan Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, DKI Jakarta, Jawa Barat, Banten, Sulawesi Selatan, Sumatera Barat, Bengkulu, Jawa Tengah, Sumatera Selatan.

Dikatakan Danny, ke depan kapal tol laut akan bergeser ke pelabuhan berdasarkan permintaan pemuatan. "Kami sedang mengusulkan ke PT. Pelni dan PT ASDP sebagi perusahaan yang mengelola kapal tol laut untuk melayani pengangkutan ternak dari Flores bagian utara melalui Pelabuhan Maropokot ke Kalimantan. Selama ini masih banyak yang belum terangkut karena keterbatasan armada," demikian Danny.

Pengiriman sapi dari NTT, lanjut Danny, dilakukan mulai bulan Maret karena masih mengkondisikan berat badan sapi.

Kapal Tol Laut, katanya, cukup membantu pengusaha karena; pertama, lebih cepat, cuma tiga hari sehingga mencegah penurunan berat badan sapi. Kedua, Kesehtan hewan dalam perjalanan terjamin. Ketiga. system bongkar muatnya tidak menggunakan kren tapi langsung keluar melalui gang way. (*)

Penulis: Adiana Ahmad
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved