Berita Kota Kupang

Orang yang Tidak Hormat Bendera dan Menyanyi Lagu Indonesia Raya Termasuk Radikalisme

Kalau saat upacara atau apel, kemudian ada orang yang tidak hormat bendera merah putih dan juga tidak ikut menyanyi lagu Indonesia Raya

Orang yang Tidak Hormat Bendera dan Menyanyi Lagu Indonesia Raya Termasuk Radikalisme
POS-KUPANG.COM/Oby Lewanmeru
Letkol Laut, Setyo Pranowo, SH,MM dari Direktorat Pencegahan, Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) memaparkan materi pada acara Literasi Digital sebagai upaya pencegahan radikalisme dan terorisme di masyarakat di Hotel Swiss Belinn Kristal, Rabu (29/8/2018). 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Kalau saat upacara atau apel, kemudian ada orang yang tidak hormat bendera merah putih dan juga tidak ikut menyanyi lagu Indonesia Raya, maka itu masuk kategori radikalisme.

Hal ini disampaikan Letkol Laut, Setyo Pranowo, S.H,M.M dari Direktorat Pencegahan, Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) pada acara Literasi Digital sebagai upaya pencegahan radikalisme dan terorisme di masyarakat.

Acara ini digelar oleh Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) bekerjasama dengan Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FPKT) Provinsi NTT . Kegiatan ini berlangsung di Hotel Swiss Belinn Kristal, Rabu (29/8/2018).

Baca: Mendarat di Atas Pohon, Penerjun Payung Ini Gelantungan Selama 3 Jam

Acara dengan Tema Saring sebelum sharing ini dengan moderator, Ir. Jalaludin Bethan, M.Si.
Menurut Pranowo, saat ini radikalisme mulai menjungkirbalikan nilai-yang ada.

"Kalau ada orang yang tidak hormat bendera dan menyanyi lagu kebangsaan maka masuk kategori radikalisme," kata Pranowo.

Dia mengatakan, ciri-ciri intoleran antara lain, intoleran, fanatik, ekslusif, anarkis. "Terorisme merupakan tindak kejahatan luar biasa, kerusakan, korban dan trauma luar biasa," katanya.

Dikatakan, di era milenial, kelompok terorisme menggunakan teknologi untuk melancarkan aksinya. Salah satu saran yang dimanfaatkan oleh teroris yakni internet. (*)

Penulis: Oby Lewanmeru
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help