Berita Maumere

Kapolres Sikka Jamin Kembalikan Dana Sisa Pampilkada

Aktivis PMKRI Cabang Maumere menyebut pengelolaan dana itu terindikasi disalahgunakan oleh Polres Sikka.

Kapolres Sikka Jamin Kembalikan Dana Sisa Pampilkada
POS-KUPANG.COM/Eginius Mo'a
Aksi damai aktivis PMKRI Cabang Maumere mempertanyakan pengelolaan dana Pampilkada Sikka, Rabu (29/8/2018) siang di Mapolres Sikka, Pulau Flores, Provinsi Nusa Tenggara Timur. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Eginius Mo'a

POS-KUPANG.COM | MAUMERE - Tahapan pengamanan pemilukada (Pampilkada) Sikka di Pulau Flores, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) belum selesai, namun aktivis PMKRI Cabang Maumere menyebut pengelolaan dana itu terindikasi disalahgunakan oleh Polres Sikka.

Kepala Kepolisian Resort Sikka, AKBP Rickson Situmorang, S,IK, menyatakan akan mengembalikan sisa dana yang tidak terpakai ke kas daerah.

"Dana sisa akan saya kembalikan ke daerah. Pertanggungjawaban akan kami berikan kepada masyarakat setelah selesai semua tahapan Pemilukada Sikka," ujar Kapolres Sikka, AKBP Rickson Situmorang, S,IK, dalam dialog dengan aktivis PMKRI Cabang Maumere melakukan aksi damai menanyakan pengelolaan dana Pampilkada Sikka, Rabu (29/8/2018) di Mapolres Sikka.

Baca: Di Menara Telkomsel Maria Dalima Gagal Bunuh Diri

Rickson mengakui baru kali pertamakali menangani dana Pampilkada menyebutnya sangat jelimet pengelolannya. Sebelum menjabat Kapolres Sikka, ia lebih sering bertugas di reserse.

Dijelaskanya, pengajuan dana dilakukan ke KPKN Ende. Dana yang dicairkan harus dipakai habis. Namun, ia minta kelebihan dana dipolitisasi.

"Misalnya dana kontigensi, tidak terjadi huru-hara,maka dananya harus dikembalikan ke kas daerah," tegas Rickson.

Ia juga membantah duplikasi kwitansi. Pengawasan internal oleh Wasrik pusat tidak menemukan duplikasi kwitansi.

Menurut Rickson, penggunaan dana Pampilkada Sikka tidak hanya diperuntukan bagi anggota Polres Sikka. Tetapi juga oleh personil shabara, anggota Brimob dan peralatan yang dibawa dari Polda NTT ke Maumere.

"Kami tidak makan sendiri, ada juga untuk shabara Polda NTT dan Brimob NTT. Wilayah yang luas, banyak TPS dan anggota Polres terbatas harus didatangkan dari Kupang," tandas Rickson.

Rickson bersyukur penyelenggaraan Pemilukada Sikka berlangsung aman dan lancar. Tak ada anggota polisi dan pemilih yang luka serta logistik yang hilang. Keadaan di Sikka sangat berbeda dengan wilayah lainnya di NTT. (*)

Penulis: Eugenius Moa
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help