Berita Kabupaten Flores Timur

Jadi Desa Wisata, Orang Muda Desa Lewokluok Mulai Lirik Tenun Ikat

Apalagi ketika turis asing datang. Mereka menyukai kain asli Lewokluok yang mempunyai corak dan motif yang unik.

Jadi Desa Wisata, Orang Muda Desa Lewokluok Mulai Lirik Tenun Ikat
POS KUPANG/FELIKS JANGGU
Para pengunjung bersama para penenun di Desa Lewokluok mengenakan sarung tenun ikat Jumat (24/8/2018).

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Feliks Janggu

POS-KUPANG.COM|LARANTUKA-- Sesilia Openg (45), Elisabeth Kelogo Hera (50), Ana Barek Kabelen (60), Maria Letek Kabelen dan Marselina Barek Tukan duduk di bawah rumah tenun suku Lewokluok Selasa (28/8/2018).

Para ibu ini membicarakan tentang kelompok tenun di desa mereka dan prospeknya pemasaran setelah desa mereka ditetapkan sebagai desa Wisata pertama di Flotim.

Harga Sarung dan Selendang cukup baik, apalagi ketika turis asing datang. Mereka menyukai kain asli Lewokluok yang mempunyai corak dan motif yang unik.

Sesilia Openg dan ibu lainnya menceritkan orang muda Lewokluok sudah mulai belajar tenun ikat kepada kelompok ibu penenun.

"Orang muda juga sudah mulai belajar tenun ikat," kata Sesilia diamini kawan-kawannya.

Tambah Elisabeth Kelogo Hera, sarung tenun ikat masih menjadi produk andalan yang ditawarkan masyarakat bagi turis yang datang ke desa mereka.(*)

Penulis: Felix Janggu
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help