Berita Kabupaten Belu

Ini Kasus-kasus Dugaan Korupsi di Malaka yang Sedang Ditangani Polres Belu

Penyidik Tipikor Polres Belu fokus melakukan penyelidikan sejumlah kasus dugaan korupsi yang terjadi di Kabupaten Malaka, Provinsi NTT.

Ini Kasus-kasus Dugaan Korupsi di Malaka yang Sedang Ditangani Polres Belu
POS-KUPANG.COM/Teni Jenahas
Kapolres Belu, AKBP Christian Tobing 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Teni Jenahas

POS-KUPANG.COM | ATAMBUA - Penyidik Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Polres Belu fokus melakukan penyelidikan sejumlah kasus dugaan korupsi yang terjadi di Kabupaten Malaka, Provinsi NTT.

Data yamg dihimpun POS-KUPANG.COM di Polres Belu menyebutkan, kasus-kasus yang sedang ditangani penyidik yaitu, kasus pembangunan gedung sekolah baru SMA Wederok, Kecamatan Weliman senilai Rp 2,1 milyar lebih.

Kasus proyek pembangunan tembok perkuat tebing di Desa Naimana, Kecamatan Malaka Tengah senilai Rp 3.287.095. 000 yang bersumber dari DAU tahun anggaran 2016 dan kasus dugaan korupsi pengadaan lampu sehen sebanyak 1.529 unit pada tahun anggaran 2016 senilai Rp 6.792.404. 000 dan 268 unit pada tahun anggaran 2017 senilai Rp 1.130.131. 000.

Baca: Jadi Jubir Jokowi-Maruf, Sandiaga Uno Sampaikan Selamat kepada Deddy Mizwar

Selain itu, polisi juga sedang menyelidiki kasus dana desa yang terjadi di sejumlah desa di Kabupaten Malaka.

Kapolres Belu, AKBP Christian Tobing yang dikonfirmasi POS-KUPANG.COM, Rabu (29/8/2018) membenarkan hal itu.

Menurut Tobing, polisi masih melakukan penyelidikan sejumlah kasus tersebut dan ada beberapa kasus yang akan naik status ke penyidikan.

Kapolres Tobing menegaskan, polisi sagat serius menyelidiki kasus-kasus tersebut hingga tuntas namun membutuhkan waktu karena kasus korupsi berbeda dengan kasus pidana lainnya. (*)

Penulis: Teni Jenahas
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved