Berita Nasional

Ini Imbauan Menteri Desa PDTT agar Dana Desa Bangun Sarana Olahraga

Mendes PDTT mengapresiasi perolehan medali emas Asian Games 2018 dan mengimbau aparatur desa memanfaatkan penggunaan dana desa membangun

Ini Imbauan Menteri Desa PDTT agar Dana Desa Bangun Sarana Olahraga
foto humas kemendes
Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Eko Putro Sandjojo menyaksikan secara langsung pertandingan final cabang olahraga bulutangkis nomor tunggal putra dan ganda putra yang berlangsung di Istora Senayan, Jakarta, Selasa (28/8). 

POS KUPANG.COM -  Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Eko Putro Sandjojo mengapresiasi perolehan medali emas Asian Games 2018 dan mengimbau kepada seluruh aparatur desa untuk memanfaatkan penggunaan dana desa dengan membangun sarana olahraga desa.

"Sarana olahraga merupakan wadah untuk para generasi muda di desa bisa berkumpul dan berlatih olahraga sesuai dengan bakatnya masing-masing.”kata Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Eko Putro Sandjojo usai melihat final cabang olahraga bulu tangkis nomor tunggal putra dan ganda putra yang berlangsung di Istora Senayan, Jakarta, Selasa (28/8). 

Baca: Filio Deno Siswa SMAK St. Fransiskus Xaverius Ruteng Wakili NTT di O2SN tingkat Nasional


Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Eko Putro Sandjojo yang turut menyaksikan final tunggal putra bulu tangkis Asian Games 2018 mengapresiasi prestasi yang berhasil diraih Jonatan Christie.

Menteri Eko menyarankan agar dalam merencanakan pembangunan sarana olahraga tersebut anggaran yang digunakan untuk pembangunan tersebut minimal Rp 50 juta hingga 100 juta.

"Sudah ada sekitar 8.000 lebih sarana olahraga yang terbangun dari dana desa. Kita akan terus memantau setiap tahunnya agar pembangunan sarana olahraga bisa terus bertambah," katanya.

Jonatan Christie berhasil mempersembahkan medali emas bagi Indonesia setelah menaklukkan pemain asal Chinese Taipei Chou Tien Chen dengan skor 21-18, 20-22, 21-15. Kemenangan Jonatan merupakan kemenangan dari nomor tunggal putra yang telah dinanti selama 12 tahun pascakemenangan Taufik Hidayat pada Asian Games 2006 di Qatar.

"Tidak mudah meraih emas di Asian Games ini. Alhamdulillah, kita berhasil menambah medali emas lagi dari cabor bulu tangkis yang sempat menjadi cabor unggulan Indonesia dalam meraih medali," katanya

Selain tunggal putra, pasangan ganda putra Indonesia Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo menambah emas setelah mengalahkan pasangan Indonesia Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto lainnya dalam laga all final Indonesia bulu tangkis Asian Games 2018. Kevin/Marcus menang 13-21, 21-17, dan 24-22.

Menteri Eko berharap generasi muda yang tersebar di sejumlah desa bisa turut meraih prestasi dalam bidang olahraga.

Selain Mendes PDTT Eko Putro Sandjojo, juga turut menyaksikan di antaranya Mantan Presiden RI Megawati Soekarnoputri, Kepala BIN Budi Gunawan, Menko Polhukam Wiranto, Jaksa Agung M Prasetyo, serta Menko PMK Puan Maharani. (*)

Editor: Ferry Ndoen
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved